Jelang Nyepi dan Idul Fitri, Satgas Pangan Polda Bali Pastikan Stok Sembako di Denpasar Aman

Satgas Pangan Polda Bali gelar sidak di Pasar Kreneng jelang Nyepi dan Idul Fitri 2026.

DENPASAR, KABARBALI.ID – Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polda Bali bergerak cepat mengantisipasi lonjakan harga kebutuhan pokok menjelang hari raya besar keagamaan. Tim gabungan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Kreneng, Denpasar, guna memastikan stabilitas harga dan kelancaran distribusi bahan pangan, Senin (16/3/2026).

Langkah preventif ini diambil mengingat Hari Raya Nyepi Caka 1948 dan Idul Fitri 1447 Hijriah yang jatuh dalam waktu berdekatan pada bulan Maret ini.

Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol. Ariasandy, S.I.K., menyatakan bahwa pengawasan dilakukan secara menyeluruh terhadap komoditas strategis yang paling banyak dicari masyarakat.

“Apa yang dilakukan Satgas Pangan ini untuk memastikan masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga wajar dan kualitas yang baik menjelang Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri,” tegas Kombes Pol. Ariasandy.

Hasil Pantauan: Harga Relatif Stabil

Dalam sidak yang dimulai pukul 09.00 WITA tersebut, petugas memantau langsung harga sejumlah komoditas mulai dari beras, telur, minyak goreng, kedelai, gula, jagung, cabai, bawang, hingga daging. Tidak hanya memantau label harga, petugas juga berdialog dengan pedagang untuk mendeteksi adanya kendala distribusi.

Berdasarkan hasil pemantauan sementara di lapangan, harga pangan di wilayah Bali, khususnya Kota Denpasar, diklaim masih dalam batas wajar.

“Harga sejumlah bahan pangan terpantau relatif stabil dan pasokan dinilai mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga hari raya nanti,” imbuh Ariasandy.

Sinergi Lintas Instansi

Pengawasan ini tidak dilakukan sendirian. Polda Bali melalui Ditreskrimsus menggandeng sejumlah instansi terkait untuk memastikan akurasi data di lapangan.

Beberapa instansi yang terlibat antara lain Badan Pangan Nasional (Bapanas), Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas PMPTSP, serta Perum Bulog.

Dengan pengawasan terpadu ini, Pemerintah Provinsi Bali dan kepolisian berharap masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dan menyambut Nyepi dengan tenang tanpa bayang-bayang lonjakan harga pangan yang ekstrem. (Naf-Kab).

kabar Lainnya