BULELENG, KABARBALI.ID – Komunitas literasi di Buleleng kini memiliki ruang baru. Perpustakaan Mahima yang berlokasi di Jalan Pantai Indah III, No. 46 Singaraja, resmi dibuka untuk umum setelah diresmikan oleh Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna, pada Selasa (31/3/2026).
Kehadiran perpustakaan ini diharapkan menjadi oase baru bagi peningkatan kemampuan literasi dan minat baca generasi muda di “Kota Pendidikan”.
Hadiah untuk Kota Singaraja
Pengelola Yayasan Mahima Institut, Kadek Sonia Piscayanti, mengungkapkan bahwa perpustakaan ini merupakan persembahan bagi masyarakat Singaraja. Hingga saat ini, Perpustakaan Mahima telah mengoleksi kurang lebih 3.000 judul buku.
Meski mengakui adanya keterbatasan ruang baca secara fisik, Sonia bersama Made Adnyana Ole berkomitmen agar tempat ini memberikan manfaat luas bagi pelajar maupun mahasiswa.
“Kami mohon dukungan dari pemerintah daerah agar Mahima dapat terus menjalankan kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan peningkatan literasi siswa di Kabupaten Buleleng,” ujar Sonia dalam sambutannya.
Wabup Dorong Inovasi Sastra Modern
Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna, memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif komunitas Mahima. Ia berpesan kepada para siswa dan mahasiswa yang hadir agar memanfaatkan fasilitas ini dengan maksimal guna memperkaya wawasan.
“Saya berharap generasi muda memanfaatkan betul keberadaan komunitas Mahima ini untuk menambah atau meningkatkan minat literasi,” kata Supriatna.
Selain itu, Wabup Supriatna juga menitipkan pesan strategis agar Yayasan Mahima turut mempromosikan Gedong Kirtya—perpustakaan lontar legendaris di Buleleng—melalui pendekatan yang lebih segar. Ia menanti inovasi Mahima dalam menggaungkan seni sastra modern kepada generasi muda agar tetap relevan dengan perkembangan zaman.
Peresmian ini ditandai dengan pemotongan pita dan dihadiri oleh sejumlah pejabat teras Buleleng, di antaranya Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah Gede Dody Sukma Oktiva Askara, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata I Nyoman Wisandika, serta Kepala Disdikpora Ida Bagus Surya Bharata.