KABARBALI.ID – Berdasarkan perhitungan Kalender Bali, Rabu (28/1/2026) merupakan hari yang kental dengan energi spiritual namun penuh pantangan untuk aktivitas fisik skala besar. Hari ini bertepatan dengan Kajeng Kliwon Enyitan, momen yang dipercaya memiliki kekuatan magis bagi masyarakat Hindu di Bali.
Secara umum, hari ini dikategorikan sebagai Purwanin Dina, yang berarti bukan termasuk dewasa ayu atau hari yang sangat baik untuk memulai hajatan besar. Namun, terdapat beberapa aktivitas spesifik yang sangat disarankan untuk dilakukan.
Bagi Anda yang merencanakan aktivitas spiritual, hari ini adalah waktu yang sangat tepat. Unsur Amerta Danta memberikan ruang bagi umat untuk melakukan tapa, brata, yoga, semadi, hingga penyucian diri.
“Hari ini sangat baik untuk pembersihan diri dan segala jenis pekerjaan yang bersifat spiritual,” tulis keterangan dalam penanggalan tersebut.
Selain spiritual, urusan penampilan juga mendapat tempat. Berdasarkan unsur Cintamanik, hari ini adalah waktu yang baik untuk melakukan upacara atau sekadar potong rambut. Bagi Anda yang memiliki hobi berkebun, Kajeng Rendetan memberi lampu hijau untuk menanam tumbuhan buah-buahan.
Meski baik untuk urusan batin, Rabu ini memiliki banyak “rambu merah” untuk urusan infrastruktur dan sosial. Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan upacara pernikahan (Wiwaha) maupun pertemuan penting karena pengaruh Lebur Awu.
Berikut adalah beberapa aktivitas yang sebaiknya dihindari hari ini:
Membangun Rumah: Unsur Kala Buingrau dan Lebur Awu melarang kegiatan membangun atau mengatapi rumah.
Urusan Sumur: Tidak baik untuk membuat sumur (Banyu Urug).
Upacara Besar: Kehadiran Kaleburau menjadi peringatan untuk tidak melaksanakan karya ayu, yadnya, maupun upacara atiwa-tiwa/ngaben.
Secara personal, mereka yang lahir atau beraktivitas kuat hari ini dipengaruhi oleh Pararasan Laku Surya, yang berarti memiliki kewibawaan layaknya matahari. Namun, unsur Pancasuda Lebu Katiup Angin memberikan catatan adanya potensi perasaan tidak tenang atau kegelisahan yang mudah goyah.
“Ekajalaresi hari ini adalah Suka Pinanggih, yang berarti masih ada celah untuk menemukan kebahagiaan di tengah pantangan yang ada,”. (Kab).