Ketum KONI Klungkung ; 2026 Pembinaan Keras – Keluar dari Zona “Lokal Pride”

KLUNGKUNG, KABARBALI.ID– Ketua Umum KONI Klungkung, Anak Agung Gde Anom, mengeluarkan pernyataan tegas disela Rapat Kerja Kabupaten (Rakerkab) 2026 yang digelar di gedung KNPI kabupaten Klungkung, Jumat (13/2).

Ia menyentil fenomena lokal pride, di mana atlet jago di kandang namun “melempem” saat berlaga di ajang multi-event resmi.

Gde Anom yang juga ketua DPRD Klungkung ini menegaskan, pembinaan atlet mulai sekarang harus berorientasi pada hasil nyata, bukan sekadar partisipasi.

Ia mematok target ambisius dengan medali emas lebih banyak untuk Klungkung pada Porprov 2027 mendatang, dibanding tahun 2025.

Ia menyoroti anomali prestasi atlet Klungkung yang seringkali moncer di Kejuaraan Daerah (Kejurda) maupun Kejuaraan Nasional (Kejurnas), namun justru jeblok saat Porprov.

“Seperti akuatik, ada 38 emas yang diperebutkan, tapi Klungkung cuma dapat 1 emas saja pada Porprov 2025. Ini harus jadi evaluasi besar,” tegasnya

Sebagai langkah konkret, program Pemusatan Latihan Kabupaten (TC) akan dimulai pada Agustus 2026.

Fokus awal adalah atlet peraih emas dan perak, sembari memantau bibit-bibit potensial dari ajang Porsenijar.

“Jangan semboyan saja Mahottama, jangan slogan saja Jaya, tapi harus semangat! Di tahun 2026, TC akan difokuskan khusus pada fisik dan mental di awal, baru kemudian di 2027 kita genjot lagi dengan TC lanjutan,” pungkasnya.

Dengan pola pembinaan yang keras dan terukur ini, KONI Klungkung berharap ekosistem olahraga di Bumi Serombotan tidak lagi hanya berbangga secara lokal, melainkan mampu merajai klasemen di tingkat Provinsi Bali. (Sta-Kab).

kabar Lainnya