KLUNGKUNG, KABARBALI.ID – Semangat membara menyelimuti pelepasan kontingen atlet Kecamatan Dawan yang akan berlaga di ajang Pekan Olahraga Pelajar (Porjar) Kabupaten Klungkung tahun 2026. Sebanyak 113 atlet kebanggaan Dawan resmi dilepas pada Kamis (12/3/2026) untuk berjuang membawa pulang prestasi tertinggi.
Ketua Panitia, Dewa Made Wahyudi Adi Kusuma, S.Pd., menjelaskan kekuatan kontingen Dawan tahun ini berjumlah total 133 orang, yang terdiri dari 113 atlet dan 20 pelatih atau pembina.
Mereka akan bertanding di sembilan cabang olahraga (cabor) unggulan.
“Kegiatan ini dilaksanakan untuk memberikan motivasi kepada para atlet agar mampu mengharumkan nama Kecamatan Dawan dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas,” ujar Dewa Wahyudi saat pelepasan yang di pusatkan di GOR Sawo Kabeh, Dawan Klod.
Rugby Jadi Kontingen Terbesar
Dalam rincian kekuatannya, cabor Rugby menjadi kontingen terbesar dengan mengirimkan 20 atlet.
Selain itu, Dawan juga mengandalkan cabor Atletik (16 atlet), E-Sport (14 atlet), Karate (13 atlet), Silat (12 atlet), Petanque (12 atlet), Woodball (12 atlet), Pickleball (10 atlet), serta Catur (4 atlet).
Rangkaian kompetisi Porjar Klungkung 2026 dijadwalkan berlangsung pada 25 hingga 30 Maret 2026, dengan pusat kegiatan di GOR Swecapura dan beberapa lokasi pertandingan lainnya di Kabupaten Klungkung.
Apresiasi dan Bonus Emas
Dukungan penuh diberikan oleh Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kecamatan Dawan sebagai penyokong utama anggaran operasional kontingen.
Ketua K3S Dawan, Wayan Gede Sariaba, S.Pd., menegaskan telah menyiapkan skema apresiasi (reward) bagi mereka yang mampu meraih prestasi tertinggi.
“Emas adalah tujuannya, sportif adalah mentalitasnya. K3S Dawan akan memberikan reward khusus bagi atlet peraih medali emas, cabor peraih medali emas, hingga cabor yang berhasil meraih juara umum,” tegasnya.
Senada, Ketua KKG PJOK Dawan, I Made Arya Agung, yang memimpin langsung persiapan teknis para atlet, berharap delegasi Dawan dapat tampil maksimal dan memetik pengalaman berharga dari ajang bergengsi ini.
“Yang terpenting, mereka bisa meningkatkan keterampilan dan membawa nama baik sekolah serta kecamatan. Semoga pulang dengan motivasi tinggi dan hasil terbaik,” pungkasnya. (Sta-Kab).