Kocar-kacir! Joki Balap Liar Jembatan Merah PKB Kabur ke Parit Saat Digerebek Polisi

Geger Dini Hari di Bypass Ida Bagus Mantra, Polisi Sita Motor Drag Yamaha Mio Milik Warga Banjarangkan

KLUNGKUNG, KABARBALI.ID – Aksi nekat para pemuda yang menggelar balap liar di kawasan Jembatan Merah, Pusat Kebudayaan Bali (PKB), Kabupaten Klungkung, berakhir kocar-kacir. Tim gabungan Polres Klungkung yang melakukan pengintaian berhasil membubarkan kegiatan terlarang tersebut pada Rabu (11/2/2026) dini hari.

Meski demikian, para joki dan pemilik kendaraan memilih langkah seribu. Mereka nekat melompat ke arah parit-parit di wilayah Desa Jumpai untuk menghindari sergapan petugas. Akibatnya, polisi hanya berhasil mengamankan satu unit motor drag yang tertinggal di lokasi.

Aksi tersebut terendus polisi sejak pukul 01.00 WITA. Sekelompok pemuda awalnya melakukan test trek di area Jembatan Merah. Sekitar pukul 02.10 WITA, dua motor jenis Yamaha Mio yang sudah dimodifikasi untuk balap (drag) bergerak menuju Jalan Raya Bypass Ida Bagus Mantra dengan pengawalan sekitar 30 orang penonton.

“Saat kendaraan hendak start dengan sistem dorong, personel Sat Intelkam yang sudah memantau langsung melakukan penindakan,” ujar Kasi Humas Polres Klungkung, Iptu I Dewa Nyoman Alit Punarwibawa, Rabu (11/2).

Identitas Pemilik Terlacak

Dalam penggerebekan tersebut, polisi menyita satu unit Yamaha Mio warna hijau yang diduga milik warga asal Banjarangkan. Sementara satu unit motor lainnya, Yamaha Mio warna hitam, berhasil dibawa kabur yang diduga milik warga Desa Akah.

“Kami sudah mengantongi identitas awal pemilik kendaraan yang melarikan diri maupun yang diamankan. Saat ini motor tersebut sudah berada di Mapolres Klungkung untuk proses hukum lebih lanjut,” tegas Iptu Dewa Alit.

Bahayakan Pengguna Jalan

Pihak kepolisian menyesalkan aksi ini karena tidak hanya membahayakan nyawa pelaku, tetapi juga pengguna jalan lain di jalur cepat Bypass Ida Bagus Mantra. Polres Klungkung pun memberikan imbauan keras kepada generasi muda untuk tidak menyalurkan hobi di tempat yang salah.

“Kami imbau masyarakat, khususnya anak muda, jangan lakukan kegiatan yang membahayakan diri sendiri dan orang lain. Mari jaga keselamatan berlalu lintas,” pungkasnya. (Sta-Kab).

kabar Lainnya