Komitmen Jaga Adat, Pemkab Klungkung Kucurkan Stimulus Ngaben Hingga Rp 150 Juta Perkelompok

Bupati Klungkung I Made Satria sosialisasikan bantuan Ngaben Massal berbasis Desa Adat. Setiap ‘sawa’ mendapatkan bantuan Rp 5 juta guna meringankan beban krama.

KLUNGKUNG, KABARBALI.ID – Pemerintah Kabupaten Klungkung mempertegas komitmennya dalam menjaga kelestarian adat dan budaya melalui program unggulan bantuan Pitra Yadnya (Ngaben Massal) berbasis Desa Adat. Sosialisasi program ini dipimpin langsung oleh Bupati Klungkung, I Made Satria, didampingi Wakil Bupati Tjokorda Gde Surya Putra di Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kania, Kamis (12/3/2026).

Bupati I Made Satria menyatakan bahwa bantuan stimulus ini dirancang untuk meringankan beban ekonomi masyarakat dalam menjalankan kewajiban agama dan adat, sekaligus sebagai upaya menjaga roh gotong-royong atau menyama braya di tengah masyarakat.

“Melalui bantuan ini, mari bersama-sama terus jaga dan tingkatkan semangat bergotong-royong untuk melestarikan tradisi adat dan budaya leluhur Bali,” ujar Bupati Satria di hadapan perwakilan bendesa dan panitia karya se-Kabupaten Klungkung.

Mekanisme dan Besaran Bantuan

Kepala Bagian Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Klungkung, I Komang Widyasa Putra, merinci bahwa bantuan diberikan sebesar Rp 5.000.000 per sawa. Untuk satu kelompok panitia pengelola, pemerintah memberikan plafon maksimal hingga Rp 150.000.000.

Program ini bertujuan sebagai motivasi bagi masyarakat agar penyelenggaraan upacara keagamaan dapat berjalan lancar tanpa terbebani biaya yang terlalu besar. Bupati Satria pun menginstruksikan panitia agar proaktif berkoordinasi dengan dinas terkait mengenai mekanisme pengajuan dokumen agar proses pencairan dana berjalan sesuai administrasi yang berlaku.

Atensi untuk Generasi Muda

Selain sektor adat, Bupati Satria juga menaruh perhatian pada kreativitas generasi muda. Menjelang Hari Raya Nyepi, Pemkab Klungkung memberikan bantuan untuk pembuatan ogoh-ogoh serta dukungan dana sebesar Rp 5.000.000 per Sekaa Teruna Teruni (STT) untuk peringatan hari ulang tahun organisasi mereka.

“Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat nyata, melancarkan upacara Pitra Yadnya Desa Adat, serta menyemangati kegiatan positif anak muda di Klungkung,” harap Bupati Satria.

Program bantuan ini merupakan bagian dari visi misi Bupati dan Wakil Bupati Klungkung periode 2025-2030 dalam memprioritaskan pelestarian tradisi melalui kebijakan yang menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat adat. (Sta-Kab).

kabar Lainnya