KONI Beri Kejutan Hadiah untuk Juara, Ajang Mahottama Kabaddi championship Klungkung 2026

Ketua Umum KONI Klungkung, Anak Agung Gde Anom, saat memberikan arahan pada pembukaan Kabaddi Mahottama 2026 di GOR Swecapura, Jumat (10/4).

KLUNGKUNG, KABARBALI.ID – Kejutan hadiah berupa dana motivasi bagi para pemenang juara 1, 2, dan 3
di setiap jenjang dalam ajang turnamen Kabaddi Mahottama 2026, oleh Ketua DPRD Klungkung sekaligus Ketua Umum KONI Klungkung, Anak Agung Gde Anom disambut sorak ratusan pelajar.

Hadiah berupa uang tunai tunai dari Koni Klungkung ini menurut Gung Anom sebagai pemacu semangat para atlet agar serius dalam pertandingan yang dibukanya pada Jumat (10/4/2026) di GOR Swecapura.

Pertandingan yang dilaksanakan hingga Minggu 12 April mendatang, oleh Federasi Olahraga Kabaddi Seluruh Indonesia (FOKSI) Kabupaten Klungkung ini diproyeksikan untuk mewakili Klungkung ajang Porjar Provinsi Bali 2026 ini.

“Semangat dan gairah ini harus terus kita gelorakan demi meraih prestasi,” ujar Gung Anom di hadapan ratusan atlet SD, SMP, dan SMA/K.

Gung Anom mengingatkan para atlet muda agar tidak cepat berpuas diri hanya dengan meraih prestasi di tingkat lokal. Ia mendorong para pelajar untuk menanamkan mentalitas juara dunia sejak dini.

“Jangan hanya fokus merebut tiket ke Porjar. Kalian harus berani membidik jenjang yang lebih tinggi, mulai dari Porprov, PON, bahkan hingga level Olimpiade,” tegasnya dengan penuh semangat.

Kompetisi Murni demi Kerangka Tim Porjar

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Klungkung, I Ketut Sujana, memastikan bahwa Mahottama Kabaddi Championship 2026 merupakan ajang kompetisi murni. Regulasi ketat diterapkan guna menjamin kualitas atlet yang tersaring.

“Para atlet bertanding sesuai dengan regulasi ketat. Hasil dari turnamen ini akan langsung dijaring menjadi kerangka tim atlet yang akan berlaga di Porjar Provinsi 2026 mendatang,” jelas Sujana.

Melalui turnamen ini, FOKSI Klungkung optimistis dapat mempertahankan tradisi prestasi Kabaddi Klungkung di tingkat yang lebih tinggi. Seluruh peserta pun diimbau untuk bertanding dengan disiplin tinggi sembari tetap menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas sebagai identitas atlet pejuang. (Sta-Kab).

kabar Lainnya