
KABARBALI.ID, GIANYAR – Kecurigaan polisi terhadap kasus ditemukannya seorang pria Hendra Kurniawan (26) asal Klaten, Jawa Tengah yang terjatuh dari jembatan sebelah timur Bank BRI Ubud, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar, pada Senin (18/8/2025) dinihari lalu terbukti.
Kapolres Gianyar, AKBP Chandra C. Kesuma menyatakan ditemukan luka diatas pinggang saat pertolongan korban oleh tim kepolisian dan warga saat itu.
“Korban terjatuh kejurang ternyata sebelumya dianaiya oleh dua temannya karena kasus piutang, setelah jatuh dikejar dan ditusuk belati,” ungkap Chandra, saat konferensi pers, Rabu (27/8/2025).
Dijelaskan, hingga saat ini korban masih dalam perawatan intensif dan sudah dilakukan tindak operasi.
“Dari hasil penyelidikan korban mempertanyakan uang yang dipinjam temannya namun karena tidak terima ditagih terus, tersangka yang sama-sama buruh bangunan itu menganiaya korban,” jelasnya.
Sementara kasat Reskrim Polres Gianyar, AKP M Guruh Firmansyah menjelaskan korban dilarikan ke RS Aricanti Mas Ubud untuk mendapatkan perawatan medis dan saat ini sudah di pindahkan ke RS Prof Ngoerah Denpasar.
“Hasil pemeriksaan dokter menunjukkan korban mengalami sejumlah luka, antara lain robek pada punggung kiri berukuran 8×3 sentimeter, lecet di bawah daun telinga kanan, dan luka di pipi kiri, patah tulang tangan, pendarahan kepala,” ujarnya didampingi Kasi Humas
Ipda Gusti Ngurah Suardita dan Kanit 1 Satreskrim Polres Gianyar
Iptu Ekky Nurwenda P.
Tersangka, adalah Alip Rohmat (23) dan Wahyu Mega (32) saat ini ditahan dengan ancaman pasla 170 KUHP tentang penganiayaan dengan hukuman 5 tahun 6 bulan.
“Barang bukti yang diamankan adalah sebilah pisau belati yang digunakan saat penusukan,” pungkasnya. (Sta/Kab).