DENPASAR, KABARBALI.ID – Suasana khidmat menyelimuti The Meru, Sanur, saat Gubernur Bali Wayan Koster mengangkat gelas untuk prosesi kampai (bersulang).
Momen ini bukan sekadar seremoni, melainkan simbol kian eratnya “ikatan batin” antara Bali dan Negeri Sakura dalam Resepsi HUT ke-66 Sri Baginda Kaisar Jepang Naruhito, Rabu (11/2/2026) petang.
Di hadapan para tokoh penting dan pelaku usaha, Koster menegaskan bahwa hubungan Bali-Jepang kini memasuki babak baru yang lebih strategis, mulai dari urusan lingkungan hingga pengiriman ribuan “duta budaya” asal Bali ke Jepang.
2.000 Pemuda Bali Jadi ‘Duta Budaya’ di Jepang
Salah satu poin krusial yang diangkat dalam pertemuan ini adalah tingginya minat generasi muda Bali untuk meniti karier di Jepang. Konsul Jenderal Jepang di Denpasar, Miyakawa Katsutoshi, mengungkapkan kekagumannya pada etos kerja pemuda Bali.
“Baru-baru ini sekitar 2.000 peserta pemuda-pemudi Bali dilepas bekerja di Jepang.
Saya melihat mereka akan menjadi duta budaya dan mendapatkan pengalaman berharga,” ujar Miyakawa.
Saat ini, Indonesia menjadi salah satu penyumbang tenaga kerja terbesar di Jepang dengan total 110 ribu orang. Pekerja asal Indonesia dikenal karena ketekunan dan sifatnya yang baik di berbagai sektor industri di sana.
Komitmen Proyek Pesisir Tanah Lot hingga 2034
Jepang tak hanya melirik potensi SDM Bali, tapi juga kelestarian alamnya. Miyakawa memastikan dukungan Pemerintah Jepang dalam proyek pelestarian pesisir pantai di Bali, termasuk kawasan ikonik Tanah Lot.
“Pemerintah Jepang terus memberikan dukungan yang ditargetkan rampung pada 2034. Kita harus menjaga lingkungan untuk generasi mendatang,” tegasnya. Selain itu, kerja sama meluas hingga sektor pengolahan limbah dan peningkatan pendapatan petani di Tegalalang.
Koster: Selamat dan Rahayu untuk Kaisar
Gubernur Wayan Koster memberikan apresiasi tinggi atas konsistensi Jepang dalam mendukung pembangunan di Bali. Baginya, hubungan bilateral ini sudah melampaui batas diplomasi formal dan menjadi persahabatan sejati.
“Selamat Hari Ulang Tahun ke-66 kepada Yang Mulia Sri Baginda Kaisar Jepang. Semoga selalu berbahagia dan terus memajukan persahabatan Indonesia dan Jepang ke depan. Selamat dan rahayu,” ucap Koster dengan penuh rasa hormat.
Menjelang peringatan 70 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Jepang pada 2028 mendatang, kedua pihak sepakat untuk memperkuat fondasi kepercayaan sebagai dasar kerja sama ekonomi dan pariwisata yang lebih kuat. (Sta-Kab).