“Maguru Satua” Bawa ST Tunas Remaja Jadi Jawara Ogoh-ogoh Badung, Skor Nyaris Sempurna

ST Tunas Remaja dari Desa Adat Penarungan sukses mempertahankan gelar juara pertama dalam ajang Badung Caka Fest 2026 lewat karya “Maguru Satua”.

BADUNG, KABARBALI.ID – Dominasi seniman muda dari Kecamatan Mengwi kembali terbukti dalam ajang kreativitas budaya paling bergengsi di Kabupaten Badung.

Panitia Badung Caka Fest 2026 resmi mengumumkan ST Tunas Remaja dari Banjar Umahanyar, Desa Adat Penarungan, sebagai juara pertama lomba ogoh-ogoh tingkat kabupaten.

Kemenangan ini menjadi catatan sejarah tersendiri bagi ST Tunas Remaja.

Mereka sukses mempertahankan status sebagai juara bertahan setelah tahun sebelumnya juga meraih posisi tertinggi di ajang Bhandana Bhuhkala lewat karya “Kungkang Siwa”. Tahun ini, melalui karya bertajuk “Maguru Satua”, mereka meraih skor impresif sebesar 914,00 poin.

Ketua Panitia Badung Caka Fest 2026, Ida Bagus Agung Munika, menyatakan bahwa hasil penilaian ini bersifat independen dan mutlak berdasarkan keputusan dewan juri setelah menilai 21 karya terbaik dari seluruh kecamatan di Puspem Badung.

“Hasil penilaian ini murni kewenangan dewan juri terhadap seluruh peserta yang tampil. Kami mengumumkan daftar juara secara terbuka agar masyarakat melihat langsung pencapaian para seniman muda kita,” ujar Agung Munika di Dinas Kebudayaan Badung, Rabu (11/3/2026).

Daftar Jawara dan Peringkat Harapan

Posisi kedua ditempati oleh ST Bhuana Kusuma dari Banjar Peken, Desa Adat Bualu (Kecamatan Kuta Selatan). Membawa tema “Manutur”, mereka sukses meraih nilai 895,00. Sementara itu, peringkat ketiga diamankan oleh ST Bakti Dharma dari Banjar Kangin, Desa Adat Pecatu, lewat karya “Kala Bendu” dengan skor 855,00.

Selain tiga besar, panitia juga menetapkan daftar juara harapan sebagai berikut:

Harapan 1: ST Putra Laksana (Banjar Bersih, Darmasaba) dengan karya “Prayatna” (828,00 poin).

Harapan 2: ST Putra Dharma Jati (Banjar Batubelig Kangin, Kerobokan Kelod) dengan karya “Bergah” (814,00 poin).

Harapan 3: ST Bhakti Yowana (Banjar Banjaran, Abiansemal) dengan karya “Prahara Ning Candra Gohmuka” (813,00 poin).

Transparansi Penilaian

Agung Munika menjamin seluruh proses penilaian berjalan transparan dan dapat dipantau oleh publik. Ia memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh Sekaa Teruna (ST) di “Gumi Keris” yang telah mendedikasikan waktu dan kreativitas mereka dalam melestarikan tradisi menjelang Hari Suci Nyepi Tahun Caka 1948.

Kemenangan ST Tunas Remaja ini diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya untuk terus menggali filosofi dan nilai-nilai estetika dalam pembuatan ogoh-ogoh yang ramah lingkungan dan kaya akan narasi budaya.(Gus-Kab).

kabar Lainnya