Menderita 18 Tahun di Negaranya, WNA Norwegia Justru Sembuh dari Autoimun di Bali

Gubernur Bali Wayan Koster apresiasi RS Kasih Ibu yang berhasil sembuhkan pasien autoimun asal Norwegia setelah 18 tahun menderita

DENPASAR, KABARBALI.ID – Gubernur Bali, Wayan Koster, memberikan apresiasi tinggi kepada tim medis Rumah Sakit (RS) Kasih Ibu atas keberhasilan mereka menyembuhkan seorang warga negara asing (WNA) asal Norwegia yang menderita penyakit autoimun kronis. Keberhasilan ini dinilai sebagai bukti nyata bahwa kualitas pelayanan kesehatan di Bali mampu bersaing di kancah internasional.

Apresiasi tersebut disampaikan langsung oleh Gubernur Koster kepada Direktur RS Kasih Ibu, dr. Ni Kadek Dwi Widhyari, MM, saat berdialog dengan pasien yang telah pulih, Dagny Magdalene Jaeger Markussen, di Jayasabha, Denpasar, Minggu (29/3/2026).

Derita 18 Tahun Berakhir di Pulau Dewata

Dagny Magdalene Jaeger Markussen (33) mengisahkan perjalanan medisnya yang pilu. Ia telah berjuang melawan penyakitnya selama 18 tahun sejak usia remaja. Di negaranya sendiri, Norwegia, penyakit dalam yang dideritanya tidak kunjung menemukan titik terang pengobatan, bahkan ia sempat mengalami kerontokan rambut parah.

Putus asa dengan pengobatan di Eropa, Dagny memutuskan terbang ke Bali pada Oktober 2025 dengan harapan mendapatkan suasana baru untuk mengurangi rasa sakitnya.

“Selama saya berobat di Bali, saya diperlakukan secara adil. Sekarang kondisi saya membaik, saya sudah bisa makan, mandi, bahkan membawa sepeda motor sendiri. Terima kasih RS Kasih Ibu dan Bapak Gubernur Bali, orangnya ramah-ramah,” ungkap Dagny penuh haru.

Investigasi Medis Mendalam

Dokter spesialis yang menangani pasien, dr. Gede Kambayana, Sp.PD-KR, menjelaskan bahwa saat pertama kali datang, Dagny mengeluhkan nyeri hebat di seluruh tubuh dan gangguan pernapasan yang sulit teridentifikasi.

“Pada November 2025, kami melakukan investigasi secara mendalam dan akhirnya diagnosisnya ketemu. Pasien mengalami sakit autoimun dan syukurnya kami bisa menanganinya dengan tepat. Meski sudah pulih, kami tetap memantau melalui layanan rawat jalan,” lapor dr. Kambayana di hadapan Gubernur.

Promosi Pariwisata Berbasis Kesehatan

Gubernur Wayan Koster menegaskan bahwa prestasi medis ini bukan sekadar keberhasilan satu rumah sakit, melainkan aset besar bagi citra pariwisata Bali. Ia meyakini testimoni kesembuhan dari warga asing akan meningkatkan kepercayaan masyarakat global terhadap keamanan dan kualitas layanan di Bali.

“Keberhasilan ini akan menjadi promosi yang kuat ke negara luar. Terima kasih RS Kasih Ibu atas pelayanannya. Ini membuktikan Bali siap menjadi destinasi wisata kesehatan dunia,” pungkas Gubernur Koster. (Rls-Kab).

kabar Lainnya