KLUNGKUNG, KABARBALI.ID – Ada cara unik yang dilakukan Anggota DPRD Kabupaten Klungkung dari Fraksi PDI Perjuangan, Ida Bagus Ketut Arimbawa, dalam memaknai Hari Kasih Sayang (Valentine Day).
Politisi yang akrab disapa Gus Tut ini memilih merayakan momen tersebut bersama konstituennya di Penataran Pande Meranggi, Desa Tusan, Kecamatan Banjarangkan, Sabtu (14/2/2026).
Bukan sekadar seremonial, Gus Tut membawa pesan mendalam bertajuk “Merawat Pertiwi”. Baginya, kasih sayang yang paling hakiki saat ini adalah menjaga keharmonisan alam sesuai konsep Tri Hita Karana. Acara pemotongan kue Valentine pun menjadi simbol penanaman kasih sayang untuk seluruh umat dan semesta.
“Valentine ini adalah hari baik untuk mempertebal rasa kasih kita, tidak hanya kepada sesama manusia (Pawongan), tapi juga kepada Tuhan (Parahyangan) dan alam lingkungan (Palemahan),” ujar Gus Tut di tengah suasana hangat bersama warga.

Gus Tut menekankan bahwa bukti cinta kepada alam harus diwujudkan dengan aksi nyata, salah satunya melalui pengelolaan sampah berbasis sumber. Ia mengajak krama Bungbungan untuk tidak lagi membuang sampah sembarangan dan mulai memilah dari rumah.
Gayung bersambut, warga Pande Meranggi justru mengusulkan kegiatan penanaman pohon secara masif. Usulan ini muncul sebagai bentuk kekhawatiran masyarakat terhadap maraknya peristiwa tanah longsor akibat kerusakan alam belakangan ini.
“Masyarakat ingin ada pemeliharaan alam melalui penanaman pohon. Ini sangat sinkron dengan visi kami. Merawat alam adalah investasi keselamatan untuk anak cucu kita,” tegas politisi asal Desa Tusan ini.
Selain isu lingkungan, Gus Tut juga menyerap aspirasi teknis terkait infrastruktur pertanian. Warga mengusulkan perbaikan irigasi dan akses jalan subak yang mulai rusak. Menurut Gus Tut, usulan ini senada dengan hasil reses sebelumnya di Merajan Dewa Sidan pada Kamis (12/2) lalu.
“Perbaikan irigasi dan jalan subak itu juga bagian dari Merawat Pertiwi. Jika air lancar dan akses petani mudah, maka kedaulatan pangan kita terjaga. Semua usulan ini saya catat untuk diperjuangkan dalam pokok-pokok pikiran (Pokpir) DPRD agar segera terealisasi,” pungkas politisi asal Banjar Gria Buda, Desa Tusan ini. (Sta-Kab).