Nekat Minum Oli Bekas Usai Ditelpon Pacar, Buruh Proyek di Klungkung Kelenger

Polisi tangani korban yang minum oli saat dibawa ke RSUD Klungkung. Foto/dok Polsek Klungkung

KLUNGKUNG, KABARBALI.ID – Seorang buruh bangunan bernama Mohammad Rosiful Akli (21) terpaksa dilarikan ke rumah sakit setelah ditemukan tak sadarkan diri di sebuah proyek rumah di Jalan Sedap Malam Barat, Kelurahan Semarapura Kelod, Klungkung, Senin (30/3/2026).

Korban diduga nekat mengonsumsi minuman keras jenis arak dan zat berbahaya berupa oli bekas.

Kapolsek Klungkung, Kompol I Wayan Sujana, mengatakan kejadian dari keterangan sejumlah saksi, peristiwa bermula sekitar pukul 11.00 WITA saat korban tengah beristirahat usai menurunkan pasir.

Dikatakan saksi Okyk Prasetyo Rizki (35) menyebut korban awalnya terlihat meminum sisa arak sekitar setengah botol seorang diri. Tak lama berselang, korban menerima panggilan telepon yang diduga dari pihak keluarganya di Jember.

“Setelah menerima telepon tersebut, korban terlihat terdiam dan menunjukkan perubahan perilaku yang drastis. Ia kemudian diduga meminum oli bekas yang disimpan di dalam botol air mineral,” ujarnya, Selasa (31/3/2026).

Efek dari campuran zat tersebut membuat korban mengalami penurunan kesadaran.

Sebelum ambruk, kata dia, korban sempat berlari-lari dan bertingkah tidak terkendali di jalan raya hingga memancing perhatian warga sekitar.

Dugaan Masalah Keluarga

Pihak kepolisian menduga tindakan nekat pemuda asal Jember ini dipicu oleh tekanan psikologis. Hasil penyelidikan sementara menunjukkan adanya indikasi pertengkaran hebat dengan pihak keluarga sesaat sebelum kejadian.

“Ada catatan bahwa diduga sebelum kejadian, korban sempat mengalami permasalahan atau pertengkaran dengan pacarnya. Hal ini kemungkinan besar memengaruhi kondisi psikologis korban hingga melakukan aksi tersebut,” tambah Kapolsek.

Evakuasi ke RSUD Klungkung

Melihat kondisi korban yang semakin memburuk, warga dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Semarapura Kelod segera menghubungi Ambulans Kris. Korban berhasil dievakuasi pada pukul 13.15 WITA dan langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum (RSU) Klungkung untuk mendapatkan penanganan medis intensif.

Pihak kepolisian telah mendatangi TKP, mengamankan barang bukti berupa botol berisi sisa cairan berbahaya, serta melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi, termasuk pemilik bangunan.

Sementara humas RSUD Klungkung I Gusti Putu Widiyasa mengatakan saat ini korban masih dalam perawatan.

“Kemarin sempat muntah ada cairan oli, sehingga di minta untuk rawat inap,” jelasnya. (Sta-Kab).

kabar Lainnya