Ngusaba Kadasa Pura Ulun Danu Batur, Gubernur Koster Doakan Kerahayuan Jagat Bali

Gubernur Bali Wayan Koster saat melaksanakan persembahyangan di Pura Ulun Danu Batur, Bangli, Kamis (2/4)

BANGLI, KABARBALI.id – Gubernur Bali, Wayan Koster, melaksanakan persembahyangan dalam rangka Karya Ngusaba Kadasa di Pura Ulun Danu Batur, Kintamani, Bangli, Kamis (2/4/2026). Kehadiran orang nomor satu di Bali ini bertujuan untuk memohon kerahayuan serta keselamatan bagi seluruh masyarakat dan alam Pulau Dewata.

Dalam persembahyangan yang berlangsung khidmat tersebut, Gubernur didampingi oleh Pengemong Pura Ulun Danu Batur Jero Gede Batur, Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta, serta Wakil Bupati Bangli I Wayan Diar.

Turut hadir pula Pangelingsir Puri Agung Ubud yang juga Wakil Gubernur Bali periode 2018-2023, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Cok Ace), serta Komjen Pol. Putu Jayan Danu Putra.

Apresiasi Pelestarian Seni Budaya

Usai melaksanakan persembahyangan di Utama Mandala, Gubernur Wayan Koster menyempatkan diri untuk berbaur dengan ribuan krama (masyarakat) yang hadir. Di area Madya Mandala, Gubernur menyaksikan pementasan berbagai Tari Wewalian yang menjadi bagian tak terpisahkan dari ritual suci di Pura Batur.

Berbagai tarian sakral dipentaskan secara bergantian, mulai dari Tari Rejang Dahabunga, Tari Batur, Tari Rejang Pemedak, hingga deretan Tari Baris seperti Baris Tumbak, Baris Teruna, Baris Jojor, dan Baris Blongsong.

Selain itu, dipentaskan pula Tari Rejang Desa Tejakula, Tari Bajra, Tari Presi, Tari Dadap, serta Tari Rejang Dee yang dibawakan dengan penuh dedikasi oleh para pengayah.

Simbol Keharmonisan Alam dan Manusia

Gubernur Koster menyampaikan bahwa Karya Ngusaba Kadasa di Pura Ulun Danu Batur merupakan salah satu pilar spiritualitas penting bagi Bali. Pura ini memuliakan Dewi Danu sebagai simbol sumber kehidupan dan kesuburan, khususnya terkait ketersediaan air bagi pertanian di seluruh Bali.

Melalui persembahyangan ini, Gubernur berharap sinergi antara pembangunan fisik dan penguatan akar budaya spiritual dapat terus berjalan beriringan demi mewujudkan tatanan kehidupan Bali yang harmonis dan sejahtera.

Karya Ngusaba Kadasa di Pura Ulun Danu Batur sendiri diprediksi akan terus dipadati pemedek dari berbagai penjuru Bali selama rangkaian upacara berlangsung, sejalan dengan momentum libur hari raya dan cuti bersama. (Rls-Kab).

kabar Lainnya