Perkuat Keterbukaan Informasi Publik, Diskominfo Gianyar Gelar Bimtek bagi Pejabat Pengelola Dokumentasi

Diskominfo Gianyar gelar Bimtek penguatan PPID untuk tingkatkan transparansi informasi publik

GIANYAR, KABARBALI.ID – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Gianyar terus berupaya memperkuat implementasi keterbukaan informasi publik. Hal ini diwujudkan melalui penyelenggaraan Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) yang berlangsung di Ballroom Sabha Praja Utama, Mal Pelayanan Publik Kabupaten Gianyar, Senin (30/3/2026).

Kegiatan strategis ini dihadiri oleh perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), BUMD, serta jajaran kecamatan se-Kabupaten Gianyar, dengan menghadirkan narasumber dari Komisi Informasi Provinsi Bali.

Pilar Tata Kelola Pemerintahan yang Baik

Kepala Bidang Informasi Komunikasi Publik Diskominfo Gianyar, Ni Luh Made Astiti, yang membacakan sambutan Kepala Dinas Kominfo, menekankan bahwa keterbukaan informasi adalah pilar penting dalam mewujudkan pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

“Peran PPID sangat strategis sebagai garda terdepan dalam pelayanan informasi kepada masyarakat. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas dan kompetensi PPID menjadi sebuah kebutuhan yang tidak dapat ditunda,” ujar Made Astiti.

Ia menambahkan, Bimtek ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antar badan publik agar pelayanan informasi berjalan optimal dan selaras dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Fokus pada Kecepatan dan Ketepatan

Dalam Bimtek tersebut, para peserta dibekali materi mendalam terkait tugas, fungsi, serta tanggung jawab PPID. Fokus utama pelatihan mencakup pengelolaan, pendokumentasian, hingga teknik penyajian informasi publik yang tidak hanya cepat dan tepat, tetapi juga dapat dipertanggungjawabkan.

Wakil Ketua Komisi Informasi Provinsi Bali, Putu Arnata, ST., hadir sebagai narasumber utama dengan memaparkan materi bertajuk “Pelayanan Informasi Publik Secara Cepat, Tepat, dan Transparan”. Para peserta diajak untuk aktif berdiskusi dan berbagi pengalaman guna mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di lingkungan kerja masing-masing.

Acara diakhiri dengan penyerahan buku secara simbolis oleh Wakil Ketua Komisi Informasi Provinsi Bali kepada perwakilan peserta sebagai referensi tambahan dalam penguatan literasi informasi di badan publik. (Tut-Kab).

kabar Lainnya