BADUNG, KABARBALI.ID – Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) kembali mengakselerasi peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) lokal. Langkah ini diwujudkan melalui kelanjutan program Bimbingan Belajar (Bimbel) Bahasa Inggris gratis yang kini memasuki gelombang 4 dan 5.
Program ini menyasar ribuan siswa mulai dari jenjang TK, SD, hingga SMP dengan memanfaatkan balai banjar sebagai pusat pembelajaran. Strategi ini diambil untuk memastikan akses pendidikan non-formal yang berkualitas dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat hingga ke tingkat desa.
Kepala Disdikpora Badung, I Gusti Made Dwipayana, menyatakan bahwa program ini merupakan visi strategis dalam mempersiapkan generasi muda Badung menghadapi dinamika pariwisata global.
“Kami kembali mengadakan program bimbel bahasa Inggris ini untuk menjangkau seluruh desa serta kelurahan yang ada di Badung. Ini perwujudan visi memperkuat kualitas SDM sejak dini,” ujar Dwipayana, Selasa (10/3/2026).
Secara teknis, program ini dilaksanakan secara masif di 62 desa dan kelurahan. Data Disdikpora mencatat, pada Gelombang 4 terdapat 4.324 siswa usia 4-7 tahun yang didampingi oleh 62 tutor. Sementara pada Gelombang 5, jumlah peserta mencapai 4.300 siswa yang tersebar di 124 banjar.
Untuk menjaga standar kualitas pengajaran, Disdikpora menggandeng mitra profesional seperti Canggu Community School (CCS) dan English Hive guna memberikan pelatihan bagi para tutor di lapangan.
Antusiasme warga terhadap program ini dilaporkan sangat tinggi hingga melampaui target awal di beberapa lokasi. Di Kelurahan Kuta, misalnya, pihak dinas harus membuka hingga tiga gelombang kelas tambahan guna mengakomodasi membeludaknya pendaftar.
Pelaksanaan kelas dilakukan setiap akhir pekan dengan memanfaatkan fasilitas umum dan balai banjar. Pola ini dipilih agar suasana belajar menjadi lebih santai dan dekat dengan lingkungan sosial anak-anak, sehingga materi lebih mudah diserap.
“Harapannya generasi muda Badung memiliki bekal yang kuat dan mampu menangkap peluang kerja yang lebih luas di masa depan,” tambah Dwipayana.
Melalui sinergi antara pemerintah kabupaten, perangkat desa, dan dedikasi para tutor, Pemkab Badung optimistis dapat mencetak generasi yang lebih percaya diri dalam berkomunikasi di kancah internasional, sekaligus memperkuat posisi Badung sebagai destinasi wisata dunia yang unggul secara kualitas SDM. (Gus-Kab).