BULELENG, KABARBALI.ID – Penguatan ekonomi desa dan percepatan infrastruktur strategis di Kabupaten Buleleng kini mendapat dukungan penuh dari jajaran TNI. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Buleleng, Gede Suyasa, menyambut hangat kunjungan kerja Komandan Resor Militer (Danrem) 163/Wira Satya, Brigjen TNI Ida I Dewa Agung Hadisaputra, S.H., di Kantor Desa Giri Emas, Kecamatan Sawan, Senin (6/4/2026).
Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam mensosialisasikan pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sekaligus mematangkan rencana pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang dinilai krusial bagi mobilitas warga setempat.
Pemberdayaan Ekonomi Berbasis Desa
Sekda Gede Suyasa, mewakili Pemerintah Kabupaten Buleleng, memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif TNI yang dinilai menyentuh kebutuhan rill masyarakat. Menurutnya, kehadiran KDKMP akan memperkuat kelembagaan ekonomi di tingkat akar rumput.
“Kami berterima kasih atas inisiatif TNI yang mendukung pembangunan daerah, termasuk dalam penguatan ekonomi masyarakat melalui KDKMP serta pembangunan infrastruktur strategis yang berdampak langsung bagi warga,” ujar Sekda Suyasa di sela pertemuan.
Koperasi Merah Putih ini dirancang sebagai wadah ekonomi yang dikelola secara transparan untuk mendorong kemandirian desa dalam menghadapi tantangan pasar global.
Membuka Akses melalui Jembatan Garuda
Selain urusan ekonomi, agenda utama kunjungan Danrem 163/Wira Satya adalah peninjauan lapangan rencana pembangunan Jembatan Perintis Garuda. Infrastruktur ini diproyeksikan menjadi penghubung penting antar-wilayah di Buleleng yang selama ini terkendala akses transportasi.
Brigjen TNI Ida I Dewa Agung Hadisaputra menegaskan komitmennya untuk memfasilitasi percepatan pembangunan fisik jembatan tersebut. Baginya, akses transportasi yang lancar adalah kunci perluasan pasar bagi produk-produk desa.
“Korem 163/Wira Satya siap melakukan pendampingan, baik dalam pembentukan koperasi agar berjalan transparan dan berdampak, maupun dalam memfasilitasi percepatan pembangunan jembatan sebagai penghubung penting daerah,” tegas Brigjen Hadisaputra.
Dukungan Lintas Sektoral
Pertemuan di Desa Giri Emas ini turut dihadiri oleh jajaran penting lainnya, mulai dari Dandim 1609/Buleleng, Kepala Dinas DagperinkomUKM Kabupaten Buleleng, hingga Camat Sawan dan tokoh masyarakat setempat.
Kehadiran lintas sektor ini menunjukkan adanya keseriusan dalam mengintegrasikan program TNI dengan rencana pembangunan daerah Buleleng. Jembatan Garuda dan Koperasi Merah Putih diharapkan menjadi bukti nyata kolaborasi militer dan pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Bali Utara. (Kar-Kab).