Pimpinan DPRD Klungkung Sampaikan Ucapan Selamat Nyepi Saka 1948 dan Idul Fitri 1447 H

Pimpinan DPRD Klungkung (dari kiri ke kanan): Wakil Ketua I Wayan Baru, Ketua DPRD Anak Agung Gde Anom, dan Wakil Ketua II Tjokorda Gde Agung saat menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Nyepi Saka 1948 dan Idul Fitri 1447 H di Gedung DPRD Klungkung, Senin (16/3/2026).

KLUNGKUNG, KABARBALI.ID – Jajaran pimpinan dan Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Klungkung secara resmi menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 dan Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah. Ucapan ini disampaikan sebagai bentuk apresiasi terhadap momentum sakral dua agama besar yang pelaksanaannya jatuh hampir bersamaan di bulan Maret ini.

Ucapan tersebut disampaikan langsung oleh Ketua DPRD Klungkung, Anak Agung Gde Anom, SH, didampingi oleh Wakil Ketua I Wayan Baru, S.Sos, serta Wakil Ketua II Tjokorda Gde Agung, ST, pada Senin (16/3/2026).

Ketua DPRD Klungkung, Anak Agung Gde Anom, menyatakan bahwa pertemuan dua hari raya ini merupakan momentum langka yang harus dimaknai sebagai penguat tali silaturahmi antarumat beragama, khususnya di Bumi Serombotan.

Mulat Sarira dan Kemenangan Hati

Dalam penyampaiannya, Gung Anom menekankan esensi dari kedua hari raya tersebut. Nyepi sebagai ajang mulat sarira (introspeksi diri) bagi umat Hindu, dan Idul Fitri sebagai hari kemenangan bagi umat Muslim setelah menjalankan ibadah puasa selama sebulan penuh.

“Selamat Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 bagi seluruh umat Hindu, mari kita laksanakan Catur Brata Penyepian dengan penuh khidmat untuk menyucikan jiwa dan alam semesta. Dan kepada saudara-saudaraku umat Muslim, selamat menyambut Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah, mohon maaf lahir dan batin,” ujar Gung Anom.

Ajakan Jaga Kondusifitas

Senada dengan Ketua DPRD, Wakil Ketua DPRD I Wayan Baru dan Tjokorda Gde Agung juga mengajak seluruh lapisan masyarakat Klungkung untuk tetap menjaga kondusifitas wilayah. Sinergi antara krama Hindu dan umat Muslim di Klungkung selama ini telah menjadi barometer toleransi yang sangat baik di Bali. (Sta-Kab).

kabar Lainnya