KARANGASEM, KABARBALI.ID – Puncak pelaksanaan Usaba Pitra atau Usaba Dalem Puri di Pura Dalem Besakih, Banjar Kedundung, Desa Besakih, Kecamatan Rendang, Karangasem, akan berlangsung pada Redite Pahing Matal, Minggu (25/1/2026).
Dan umat sedharma sudah dapat melaksanakan upacara masoda kepada sang pitra sejak Redite Kliwon Medangkungan, Minggu (18/1/2026).
Bendesa Adat Besakih, Jro Mangku Widiartha mengatakan tahapan atau eed Usaba Pitra di Pura Dalem Besakih telah ditetapkan melalui paruman Desa Adat Besakih dan dikoordinasikan bersama seluruh pamangku Pura Besakih.
Dijelaskan rangkaian upacara dimulai dengan nedunang Ida Bhatara pada Redite Kliwon Medangkungan (18/1), hingga nyineb pada Soma Pon Matal, Senin (26/1/2026). Selama periode tersebut, Ida Bhatara nyejer selama delapan hari.
Dalam rentang waktu itu, umat sedharma se-Bali mendapat kesempatan untuk melaksanakan upacara masoda di Tegal Penangsaran, yang kemudian dilanjutkan dengan persembahyangan di Pura Prajapati dan Pura Dalem.
“Selama Ida Bhatara nyejer, umat sedharma dapat melaksanakan masoda kepada sang pitra sebagai bagian dari rangkaian Usaba Pitra,” jelasnya.
Usaba Pitra merupakan upacara tahunan yang secara khusus dipersembahkan kepada leluhur atau sang pitra. Dalam upacara ini, umat mempersembahkan banten ayaban yang digelar di areal Tegal Penangsaran, khususnya di jaba utara dan timur Pura Dalem. Selain itu, juga dipersembahkan banten sodaan untuk sang pitra.
Untuk kelancaran dan ketertiban, pengelola juga mengingatkan pengaturan akses pamedek. Seluruh kendaraan wajib parkir di Terminal Kedundung, Desa Besakih. Selanjutnya, pamedek harus berjalan kaki sekitar 500 meter menuju Pura Dalem Besakih.
Pengaturan ini juga berlaku saat kepulangan, sehingga umat diimbau mengikuti arahan petugas demi kelancaran dan kenyamanan bersama. (Kab).