Rumah Warga Hancur Diterjang Gelombang, Bupati Satria ‘Gedor’ BWS Percepat Tanggul Kusamba

Abrasi hebat yang menghantam pesisir Kabupaten Klungkung

KLUNGKUNG, KABARBALI.ID – Abrasi hebat yang menghantam pesisir Kabupaten Klungkung memantik atensi serius dari pucuk pimpinan daerah. Bupati Satria meninjau langsung titik kerusakan akibat terjangan gelombang ekstrem di Pantai Monggalan, Desa Kusamba, Kecamatan Dawan, Minggu (1/2/2026).

Pantauan di lokasi, terjangan ombak telah merusak pemukiman warga. Bupati Satria menegaskan, Pemerintah Kabupaten Klungkung kini tengah bergerak cepat melakukan koordinasi dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida untuk langkah permanen.

Ubah Desain Tanggul

Bupati Satria mengungkapkan, usulan pembangunan tanggul sebenarnya sudah diajukan. Namun, berkaca pada kondisi lapangan yang dinamis, ia meminta adanya penyesuaian teknis agar tanggul yang dibangun nantinya tidak justru memicu masalah baru di titik lain.

“Perubahan desain tanggul menyesuaikan dengan kondisi yang terjadi, dengan desain yang tidak menimbulkan dampak abrasi di sekitarnya,” tegas Bupati Satria di sela-sela tinjauannya.

Di hadapan warga yang cemas akan ancaman gelombang susulan, Bupati meminta masyarakat di sepadan pantai untuk meningkatkan kewaspadaan. Ia memastikan pemerintah tidak akan tinggal diam melihat kondisi hunian warga yang rusak.

“Mohon bersabar, kami Pemerintah Kabupaten Klungkung segera akan merealisasikan pembangunan tanggul dari BWS dan membantu rumah warga yang terdampak,” ungkapnya dengan nada reverentif.

Data Dampak Bencana

Bencana gelombang ekstrem yang terjadi pada 22 Januari 2026 lalu dilaporkan telah berdampak pada sedikitnya 12 Kepala Keluarga (KK). Dari jumlah tersebut, 4 KK kehilangan tempat tinggal dan terpaksa mengungsi karena rumah mereka tidak lagi layak huni.

Selain memastikan infrastruktur, Pemkab Klungkung juga telah menyalurkan bantuan paket sembako untuk memenuhi kebutuhan dasar para pengungsi. Bupati Satria pun mengingatkan bahwa cuaca ekstrem diprediksi masih akan terjadi dalam beberapa waktu ke depan.

“Saya imbau warga agar lebih meningkatkan kewaspadaan diri, mengingat belakangan ini sering terjadi cuaca ekstrem disertai hujan angin,” pungkasnya. (Sta-Kab).

kabar Lainnya