GIANYAR, KABARBALI.ID – Kawasan pesisir Pantai Purnama, Desa Sukawati, tampak berbeda pada Kamis (5/2/2026) pagi. Ratusan personel gabungan dari berbagai unsur mulai dari aparat keamanan, pemerintah kecamatan, hingga pelajar berkumpul untuk melakukan aksi nyata pembersihan lingkungan di salah satu pantai ikonik di Gianyar tersebut.
Aksi yang dimulai pukul 07.30 WITA ini dipicu oleh banyaknya sampah yang terbawa arus akibat hujan deras belakangan ini. Pantauan di lokasi menunjukkan semangat gotong royong yang kental antara Kapolsek Sukawati, Camat Sukawati, perangkat desa, mahasiswa Poltekkes Denpasar, hingga siswa SMP Negeri 1 Sukawati.
Kapolsek Sukawati, Kompol I Nyoman Wiranata, S.H., menegaskan bahwa menjaga kebersihan pantai adalah tanggung jawab kolektif yang tidak bisa hanya dibebankan kepada petugas kebersihan saja.
“Kebersihan lingkungan bukan hanya soal keindahan, tapi dampak langsungnya pada kesehatan masyarakat dan kenyamanan wisatawan. Terlebih persoalan sampah kini sudah menjadi perhatian nasional,” tegas Kompol Wiranata di sela-sela kegiatan.
Edukasi Lewat Gotong Royong
Senada dengan Kapolsek, Camat Sukawati I Wayan Parmadi yang turut terjun langsung bersama stafnya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk edukasi nyata bagi generasi muda, khususnya mahasiswa dan pelajar yang terlibat.
Peserta secara bahu-membahu memilah sampah organik dan non-organik di sepanjang garis pantai. Sampah plastik menjadi fokus utama karena sifatnya yang sulit terurai dan dapat merusak ekosistem laut jika dibiarkan menumpuk.
“Suasana kebersamaan ini mencerminkan semangat kolaborasi. Kami ingin Pantai Purnama tetap menjadi destinasi yang bersih dan asri bagi siapa saja yang berkunjung,” ungkapnya.
Kawasan Pantai Purnama sendiri dikenal memiliki daya tarik wisata religi dan rekreasi yang kuat. Dengan adanya aksi ini, diharapkan kesadaran masyarakat sekitar dan pengunjung untuk tidak membuang sampah sembarangan semakin meningkat. (Tut-Kab).