Sentil Perbedaan Layanan BPJS, Putri Koster Minta Nakes RSU Dharma Yadnya Tak Pilih Kasih: Kita RS Pemerintah!

Ketua TP Posyandu Provinsi Bali, Ibu Putri Koster, saat memberikan motivasi kepada tenaga kesehatan dalam peringatan HUT ke-39 RSU Dharma Yadnya, Denpasar. Foto (ist).

DENPASAR, KABARBALI.ID – Ketua Tim Pembina (TP) Posyandu Provinsi Bali, Ibu Putri Koster, memberikan peringatan keras kepada tenaga kesehatan (nakes) agar selalu memberikan pelayanan prima tanpa memandang status ekonomi pasien. Hal tersebut ditegaskannya saat menghadiri peringatan HUT ke-39 Rumah Sakit Umum (RSU) Dharma Yadnya di Denpasar, Minggu (15/3/2026).

Putri Koster menyoroti fenomena perbedaan sikap nakes yang kerap ditemui saat melayani pasien BPJS, asuransi, maupun mandiri. Menurutnya, sebagai rumah sakit yang kini berada di bawah naungan Pemerintah Provinsi Bali, profesionalitas tanpa pandang bulu harus menjadi identitas utama.

“Sering ibu lihat di rumah sakit ada perbedaan pelayanan bagi pasien BPJS, mandiri, maupun asuransi. Padahal, bagaimanapun pasien tetap membayar. Jadi kita jangan seperti itu, apalagi kita adalah rumah sakit pemerintah,” tegas Putri Koster di hadapan jajaran manajemen dan nakes.

Fokus pada Kesembuhan, Bukan Latar Belakang

Ia mengingatkan bahwa dokter, bidan, hingga perawat harus terbiasa melayani masyarakat hingga ke akar rumput. Status RSU Dharma Yadnya yang telah bertransformasi menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Pemprov Bali sejak Juli 2025, menuntut tanggung jawab moral yang lebih tinggi.

“Tolong jangan membeda-bedakan sikap dan perlakuan kita. Yang kita fokuskan adalah penanganan penyakitnya agar pasien lekas sembuh,” imbuhnya.

Selain menekankan kualitas layanan, Putri Koster juga menggarisbawahi pentingnya manajemen yang tangguh dan sinergitas antarjajaran. Ia menyebut kesuksesan seorang Gubernur maupun Direktur Rumah Sakit mustahil tercapai tanpa dukungan penuh dari tenaga kesehatan di lapangan.

Visitasi Bangsal Kelas III

Dalam acara yang juga dihadiri Direktur RSU Dharma Yadnya, dr. Kadek Iwan Darmawan, M.P.H., Putri Koster menyerahkan apresiasi kepada nakes dengan masa pengabdian terpanjang. Sebagai aksi nyata, ia menutup kunjungannya dengan melakukan visitasi ke bangsal rawat inap kelas III BPJS Kesehatan.

Didampingi jajaran direksi, Putri Koster berdialog langsung dengan para pasien sembari menyerahkan bingkisan sebagai bentuk dukungan moril. Langkah ini sekaligus memastikan bahwa pelayanan di kelas III tetap berjalan sesuai standar pelayanan prima yang ia tekankan.

“Semoga Rumah Sakit Dharma Yadnya terus tumbuh dan berkembang dalam mewujudkan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali,” pungkasnya. (Rls-Kab).

kabar Lainnya