GIANYAR, KABARBALI.ID – Bupati Gianyar, I Made Mahayastra, terus tancap gas dalam menangani persoalan krusial di wilayahnya. Kali ini, orang nomor satu di Bumi Seni ini menyerahkan langsung bantuan unit truk sampah kepada dua desa adat, yakni Desa Adat Singakerta dan Desa Adat Kerta, Senin (16/2).
Penyerahan armada ini dilakukan secara simbolis di Pura Puseh Desa Adat Singakerta. Tak hanya untuk Singakerta, dukungan sarana prasarana ini juga menjangkau Desa Adat Kerta di Payangan sebagai langkah konkret mempercepat penanganan sampah di tingkat akar rumput.
Mahayastra menegaskan bahwa armada ini bukan sekadar bantuan fisik, melainkan simbol kolaborasi. Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Gianyar ingin desa adat memiliki taring dalam mengelola lingkungannya sendiri.
“Sampah ini masalah besar, tapi tidak bisa sekaliber kabupaten kota menyelesaikannya dengan hal yang besar saja,” tegas Mahayastra.
Bupati asal Payangan ini memberikan catatan penting bagi warga. Ia menyebut, solusi sampah tidak melulu soal pembuangan akhir, melainkan bagaimana memutus rantai masalah sejak dari dapur warga.
Ia menganalogikan bahwa penyelesaian masalah raksasa seperti sampah harus dimulai dari unit terkecil dalam masyarakat.
“Harus diselesaikan mulai dari tempat yang paling kecil (rumah tangga),” imbuhnya dengan nada lugas.
Dengan tambahan truk sampah ini, proses pengangkutan di wilayah desa adat diharapkan lebih optimal. Skema pengelolaan sampah berbasis sumber pun kembali ditekankan agar lingkungan Gianyar tetap asri dan sehat tanpa harus bergantung sepenuhnya pada TPA. (Tut-Kab).