Setara dengan PKK! Ini Aturan Baru Posyandu yang Wajib Diketahui Kader di Seluruh Bali

: Ketua TP Posyandu Bali, Ibu Putri Koster, pimpin aksi sosial ‘Membina dan Berbagi’ di Kubu dan Abang, Karangasem

KARANGASEM, KABARBALI.ID – Wajah Posyandu di Provinsi Bali resmi bertransformasi. Tak lagi hanya berkutat pada urusan kesehatan ibu dan anak, Posyandu kini memiliki peran strategis yang jauh lebih luas mencakup enam Standar Pelayanan Minimal (SPM).

Hal ini ditegaskan Ketua Tim Pembina (TP) Posyandu Provinsi Bali, Ibu Putri Koster, saat menggelar Aksi Sosial bertajuk “Membina dan Berbagi” di Kecamatan Kubu dan Abang, Kabupaten Karangasem, Senin (2/3/2026).

“Tugas kader Posyandu pada intinya adalah mencatat berbagai permasalahan di masyarakat untuk disampaikan kepada pemerintah desa. Pelayanannya kini mencakup pendidikan, sosial, pekerjaan umum, perumahan rakyat, hingga ketenteraman dan ketertiban umum,” ujar Ibu Putri Koster di hadapan para kader.

Pengarah TP Posyandu Provinsi Bali, Anom Agustina, menjelaskan bahwa berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 13 Tahun 2024, posisi Posyandu kini setara dengan PKK.

Jika sebelumnya Posyandu hanya berkedudukan sebagai Upaya Kesehatan Berbasis Masyarakat (UKBM) di bawah Kemenkes, kini ia resmi menjadi Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD).

“Secara kelembagaan, Posyandu kini memiliki struktur yang jelas dari pusat hingga desa. Kader adalah perpanjangan tangan pemerintah dalam memberikan layanan dan sosialisasi langsung kepada masyarakat di banjar-banjar,” jelas Anom.

Sebagai bentuk apresiasi terhadap dedikasi para kader di lapangan, TP Posyandu Provinsi Bali menyerahkan bantuan total 117 paket sembako di dua lokasi:

• Desa Dukuh (Kecamatan Kubu): 63 paket bantuan.

• Desa Tista (Kecamatan Abang): 54 paket bantuan.

Setiap paket yang diserahkan tergolong sangat lengkap, terdiri atas 30 kg beras, 2 krat telur, dan 2 kotak susu. Bantuan diserahkan langsung oleh Ibu Putri Koster dengan didampingi Ketua TP Posyandu Kabupaten Karangasem.

Ibu Putri Koster berharap, dengan tertatanya kelembagaan dan perhatian yang diberikan, para kader semakin semangat mengawal kebutuhan masyarakat serta membantu menyosialisasikan program pembangunan daerah di tingkat akar rumput. (Rls-Kab).

kabar Lainnya