KLUNGKUNG, KABARBALI.ID – Keindahan tanaman simbar menjangan atau Platycerium menyulap wajah depan Puri Agung Klungkung menjadi lebih hijau dan estetik.
Setelah sukses menyedot perhatian pecinta tanaman selama tiga hari, ajang Semarapura Contest Platycerium 2026 resmi ditutup oleh Wakil Bupati Klungkung, Tjokorda Gde Surya Putra, Minggu (8/2/2026).
Menariknya, Wabup yang akrab disapa Tjok Surya ini tidak hanya hadir untuk menutup acara, tetapi juga turun langsung menjadi juri penilai untuk kategori Best Choice.
Bukan Sekadar Hobi, Tapi Mesin Ekonomi
Dalam sambutannya, Tjok Surya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada panitia. Meski baru pertama kali digelar, kontes ini sudah berani menggebrak dengan skala nasional dan diikuti oleh 108 peserta dari berbagai daerah.
“Ini bukan sekadar menjalankan hobi di bidang tanaman, tetapi juga membangkitkan UMKM dan memberikan dampak pada sektor lainnya,” ujarnya.
Beliau pun menitipkan harapan besar agar tren tanaman hias ini tidak berhenti di kontes lokal saja.
“Saya berharap tanaman Platycerium ini dapat terus dikembangkan hingga mampu menembus pasar internasional. Semoga tahun depan dikemas lebih menarik lagi,” tambahnya.
Persaingan Ketat di Depan Puri
Ketua Panitia Kontes, I Wayan Wardita Utama, melaporkan bahwa kompetisi yang berlangsung sejak 6 Februari ini mempertandingkan berbagai kategori bergengsi.
Mulai dari Strong Fertile Class, Wide Fertile Class, Special Willinckii Class, Special Dwarf Class, hingga Prospek Juvenile Class.
Para jawara di kategori Best of The Best dan Best Choice menerima piala serta uang tunai yang diserahkan langsung oleh Wakil Bupati. Kehadiran kontes ini di depan situs bersejarah Puri Agung Klungkung memberikan nuansa unik, di mana keindahan alam bersatu dengan kemegahan budaya.
Daftar Kategori yang Diperlombakan:
Strong Fertile Class
Wide Fertile Class
Special Willinckii Class
Special Dwarf Class
Prospek Juvenile Class (Sta-Kab).