Tiga Titik Senderan Jalan di Sekartaji Jebol, Wayan Suarta: Harus Segera Diperbaiki Sebelum Ada Korban Jiwa

reses anggota DPRD Kabupaten Klungkung, I Wayan Suarta, Jumat (13/2/2026) di Desa Adat Tri Wahana Eka Winangun, Desa Sekartaji, Nusa Penida.

NUSA PENIDA, KABARBALI.ID – Semangat gotong royong dan dukungan terhadap pembangunan infrastruktur ditunjukkan secara nyata oleh warga Desa Adat Tri Wahana Eka Winangun, Desa Sekartaji, Nusa Penida.

Dalam agenda reses anggota DPRD Kabupaten Klungkung, I Wayan Suarta SE, MAP., Jumat (13/2/2026), warga menyatakan kesanggupannya menghibahkan lahan pribadi demi pelebaran jalan di wilayah mereka.

Politisi Partai Gerindra ini mengungkapkan, aspirasi pelebaran jalan tersebut mencakup titik strategis yakni pertigaan Caruban ke arah Dlundungan, Dusun Bungkil, hingga Tabuanan.

“Ini hal yang sangat luar biasa. Masyarakat yang terdampak pelebaran jalan menyatakan setuju memberikan tanahnya secara cuma-cuma kepada pemerintah. Mereka sadar betul bahwa akses jalan yang memadai adalah kunci kemajuan desa,” ujar Wayan Suarta di hadapan konstituennya.

Waspadai Senderan Jebol di Tiga Titik

Selain usulan pelebaran jalan, Suarta juga menerima laporan mendesak terkait kondisi infrastruktur yang membahayakan keselamatan pengguna jalan. Setidaknya terdapat tiga titik senderan jalan yang jebol dan butuh penanganan segera.

“Ada tiga titik senderan yang jebol di jalur tersebut. Warga meminta agar ini cepat diperbaiki oleh pemerintah daerah karena posisinya sangat rawan dan bisa menyebabkan kecelakaan fatal jika dibiarkan,” tegas legislator asal Nusa Penida ini.

Suarta menilai, kerelaan warga menghibahkan tanah seharusnya menjadi pelecut bagi pemerintah daerah untuk memberikan respon cepat (responsif). Menurutnya, momentum dukungan masyarakat yang begitu tinggi terhadap pembangunan jalan ini tidak boleh disia-siakan.

Sebagai wakil rakyat dari Dapil Nusa Penida, Wayan Suarta berkomitmen untuk membawa “oleh-oleh” reses ini ke meja pimpinan dewan dan dinas terkait. Ia akan memperjuangkan agar perbaikan senderan masuk dalam penanganan darurat (prioritas), sementara usulan pelebaran jalan masuk dalam perencanaan pembangunan tahun anggaran berikutnya.

“Semangat warga Sekartaji ini patut diapresiasi. Saya akan kawal ketat agar aspirasi mereka, terutama perbaikan senderan yang membahayakan nyawa, bisa segera dieksekusi oleh pemerintah,” pungkasnya. (Sta-Kab).

kabar Lainnya