BULELENG, KABARBALI.ID – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Bali bersama TP PKK Kabupaten Buleleng memperkuat kolaborasi dalam mendukung kesejahteraan keluarga. Melalui program “Bergerak dan Berbagi”, aksi sosial ini menyasar langsung masyarakat di tingkat desa, Jumat (6/3/2026).
Program ini tidak hanya menjadi wujud kepedulian sosial, tetapi juga langkah strategis untuk memastikan 10 Program Pokok PKK berjalan hingga ke tingkat Dasa Wisma.
Sasar Lansia hingga Ibu Hamil KEK
Ketua TP PKK Kabupaten Buleleng, Ny. Wardhany Sutjidra, mengungkapkan bahwa kolaborasi ini adalah kunci untuk menjawab kebutuhan masyarakat secara nyata. Program kali ini difokuskan di tiga lokasi, yakni Desa Pengulon (Gerokgak), Desa Busungbiu (Busungbiu), dan Desa Gunungsari (Seririt).
“Kegiatan ini menjadi bukti bahwa kolaborasi adalah kunci dalam menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya di tingkat keluarga. Kami ingin kader PKK semakin termotivasi bergerak aktif hingga ke tingkat desa,” ujar Ny. Wardhany Sutjidra.
Di masing-masing lokasi, diserahkan 50 paket bantuan yang diperuntukkan bagi lansia, ibu hamil dengan kondisi Kekurangan Energi Kronis (KEK), penyandang disabilitas, balita, serta kader PKK yang membutuhkan.
Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Koster, menegaskan bahwa “Bergerak dan Berbagi” adalah bagian dari komitmen untuk hadir langsung di tengah krama Bali. Program ini sekaligus menjadi wadah koordinasi dan berbagi praktik baik antar pengurus PKK kabupaten/kota.
“Kami ingin memastikan bahwa TP PKK di seluruh Bali bergerak bersama, saling mendukung, dan saling menguatkan. Harapannya, kegiatan ini memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat,” tegas Ny. Putri Koster.
Senada dengan hal tersebut, Sekretaris TP PKK Provinsi Bali, Ny. Seniasih Giri Prasta, menjelaskan bahwa bantuan yang diberikan mencakup sembako (beras, telur, susu), paket multivitamin, bibit tanaman, hingga paket ikan segar (tuna, nila, dan kembung).
“Melalui kegiatan ini kami juga memberikan edukasi terkait kesehatan keluarga agar masyarakat semakin sadar pentingnya menjaga kesehatan dari lingkungan terkecil,” ungkap Ny. Seniasih Giri Prasta.
Melalui sinergi yang terus terjalin antara TP PKK Provinsi Bali dan Buleleng, diharapkan program pemberdayaan keluarga dapat berjalan lebih efektif, tepat sasaran, serta mampu menekan angka KEK dan stunting demi mewujudkan keluarga yang mandiri dan sejahtera di Buleleng. (Kar-Kab).