KLUNGKUNG, KABARBALI.ID – Pengurus Cabang Federasi Olahraga Domino Indonesia (ORADO) Kabupaten Klungkung mengukir sejarah dengan menggelar Kejuaraan Kabupaten (Kejurcab) pertama di Bali.
Turnamen yang berlangsung di Gedung KNPI Klungkung ini diikuti oleh atlet dari kelompok junior hingga senior, pada Kamis (12/3/2026).
Ketua Pengcab Orado Klungkung, Anak Agung Gede Utama Indra Prayoga, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan langkah awal sosialisasi masif setelah terbentuknya kepengurusan pertama di Bali. Pihaknya menargetkan cabang olahraga ini dapat segera bergabung menjadi anggota resmi KONI Klungkung pada tahun depan.
“Kami ingin mengubah stigma yang saat ini masih berada di ‘sayap kiri’ (negatif) agar ke depan bisa beralih ke ‘sayap kanan’ (positif/prestasi). Domino bukan semata-mata judi, dan kami ingin menyampaikan hal ini ke kalangan pendidikan,” tegas Gung Indra.
Perwakilan Pengurus Provinsi Orado Bali, Anugrah Arifanto memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif Klungkung. Menurutnya, domino tidak lagi hanya dipandang sebagai pengisi waktu luang di balai banjar atau kedai kopi, melainkan cabang olahraga yang menuntut kecerdasan otak dan ketenangan mental yang tinggi.
“Langkah nyata ini penting untuk memajukan olahraga domino di Bali. Kita dituntut untuk mengubah paradigma masyarakat. Para atlet harus bermain dengan tenang, sementara wasit wajib teliti dan adil dalam memimpin,” ungkapnya.

Mewakili Bupati Klungkung, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) I Wayan Sujana menekankan pentingnya disiplin dan integritas bagi para atlet dan pengurus. Ia berpesan agar olahraga ini dijalankan secara akuntabel dan sesuai aturan yang berlaku untuk membangun kepercayaan publik.
“Semoga pada Porprov 2027 di Buleleng Orado sudah bisa masuk dalam pertandingan eksebisi,” ucapnya.
Dukungan penuh juga datang dari Ketua DPRD Klungkung sekaligus Ketua Umum KONI Klungkung, Anak Agung Gde Anom. Kehadirannya dalam acara tersebut menegaskan komitmen legislatif dan otoritas olahraga daerah dalam memberikan sokongan dana serta fasilitas bagi perkembangan cabang olahraga baru ini.
Melalui Kejurcab ini, Orado Klungkung berharap domino dapat dikenal luas sebagai olahraga prestasi yang mampu mengharumkan nama daerah, sekaligus menghapus citra negatif yang selama ini melekat pada permainan tersebut. (Sta-Kab).