Waspada! Jangan Pindahkan Orang Sakit Hari Ini, Simak Penjelasan Kalender Bali 6 Maret 2026

Hindari pindah rumah dan mengobati orang sakit karena pengaruh Kala Dangu dan Kala Sudukan

KABARBALI.ID – Bagi krama Bali yang hendak menyusun jadwal kegiatan, memperhatikan Ala Ayuning Dewasa atau hari baik menjadi hal krusial. Berdasarkan penanggalan Bali, Jumat (6/3/2026) atau Jumat Pon Prangbakat, memiliki karakter energi yang spesifik terkait penggunaan api namun cukup berisiko untuk urusan mobilitas dan konstruksi.

Berdasarkan data kalender Bali, hari ini didominasi oleh pengaruh Geni Rawana. Unsur ini memberikan lampu hijau bagi masyarakat yang bergerak di bidang industri kreatif atau pekerjaan yang bersentuhan langsung dengan api.

“Geni Rawana itu energinya panas tapi produktif. Sangat baik untuk segala pekerjaan yang menggunakan api, seperti mulai membuka usaha kuliner, pande besi, atau upacara yang melibatkan api,” tulis keterangan dalam sistem penanggalan tersebut.

Namun, masyarakat diimbau untuk tidak melakukan aktivitas pembangunan rumah, khususnya memasang atap (mengatapi) serta upacara melaspas. Begitu juga dengan sektor pertanian, hari ini dinilai kurang ideal untuk bercocok tanam.

Waspada Kala Dangu dan Kala Sudukan

Hal yang paling perlu diperhatikan hari ini adalah keberadaan Kala Dangu dan Kala Sudukan. Kedua unsur ini membawa pantangan keras terhadap perubahan posisi dan mobilitas tinggi.

Kala Dangu secara spesifik memberikan peringatan untuk tidak memulai pekerjaan baru, pindah tempat (domisili), maupun melakukan perjalanan jauh. Sementara itu, Kala Sudukan memberi sinyal merah bagi keluarga yang berencana memindahkan orang sakit atau melakukan perombakan bangunan.

“Tidak baik untuk memindahkan orang sakit dan menunjukkan unsur perombakan,” tegas poin dalam Alahing Dewasa 3.

Karakter Hari: Laku Surya & Tunggak Semi

Dari sisi spiritualitas personal (Pararasan), hari ini masuk dalam kategori Laku Surya. Seseorang yang lahir atau bertindak di bawah naungan ini cenderung memiliki wibawa layaknya matahari, namun harus berhati-hati agar tidak terlalu dominan atau “membakar”.

Kabar baiknya, dalam aspek Pancasuda, hari ini termasuk Tunggak Semi. Ini melambangkan rezeki yang selalu ada; meski dipangkas, ia akan tumbuh kembali. Secara umum, meski banyak pantangan untuk urusan fisik bangunan, sisi ekonomi dan penghidupan tetap menunjukkan tren positif. (Kab). 

kabar Lainnya