KABARBALI.ID – Bagi Semeton yang berencana menggelar acara besar atau memulai proyek hari ini, ada baiknya menyimak ulasan Ala-Ayuning Dewasa (kalender harian Bali) untuk Kamis, 19 Februari 2026. Hari ini tercatat memiliki energi yang cukup “tajam” dan penuh kewaspadaan.
Berdasarkan perhitungan Wariga, hari ini memiliki pengaruh Kala Siyung dan Kala Ingsor. Kedua unsur ini membawa sifat buas dan tanda-tanda yang mengecewakan, sehingga masyarakat disarankan untuk lebih waspada dalam bertindak.
Pernikahan dan Ngaben Bagi keluarga yang merencanakan upacara Manusa Yadnya (pernikahan, potong gigi) maupun Pitra Yadnya (ngaben), hari ini sangat tidak direkomendasikan. Munculnya Carik Walangati, Rangda Tiga, dan Salah Wadi menjadi peringatan keras bahwa hari ini tidak baik untuk memulai ikatan suci maupun upacara kematian.
Selain itu, bagi yang ingin membangun atau pindah rumah, sebaiknya ditunda. Kala Rumpuh dan Carik Walangati membawa pengaruh buruk bagi pondasi bangunan maupun keharmonisan tempat tinggal baru.
Sisi Positif: Spiritual dan Pertanian Meski banyak pantangan untuk urusan sosial, hari ini justru sangat baik untuk hal-hal yang bersifat batiniah. Unsur Tutur Mandi menunjukkan waktu yang sangat tepat untuk melakukan hal bersifat gaib (kedyatmikan) atau memberikan petuah dan nasehat. Kata-kata yang diucapkan hari ini diyakini memiliki “kekuatan” atau lebih didengar.
Di bidang teknis dan pertanian, hari ini juga memiliki sisi ayuning (baik) untuk:
Lebu Katiup Angin Dari sisi Pancasuda, hari ini dinaungi Lebu Katiup Angin, yang berarti situasi cenderung dinamis namun mudah goyah atau tidak menetap. Sementara Ekajalaresi menunjukkan Dahat Kingking, sebuah pengingat untuk menjaga suasana hati agar tidak terlarut dalam kesedihan mendalam.
Secara keseluruhan, Kamis ini adalah hari untuk “berhenti sejenak” dari urusan duniawi yang besar dan lebih fokus pada penguatan mental serta kegiatan fisik di ladang atau bendungan. (Kab).