BANGLI, KABARBALI.ID – Kekhidmatan menyelimuti kawasan Batur saat jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangli melaksanakan persembahan Bhakti Penganyar di Pura Ulun Danu Batur, Kintamani, Minggu (5/4/2026). Ritual ini digelar sebagai bagian dari rangkaian upacara Pujawali Ngusaba Purnama Kedasa yang sedang berlangsung di pura kahyangan jagat tersebut.
Prosesi suci ini dipimpin langsung oleh Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta, didampingi Ny. Sariasih Sedana Arta. Kehadiran pimpinan daerah ini juga diikuti oleh Wakil Bupati Bangli I Wayan Diar, Sekda Bangli, serta seluruh jajaran Pimpinan Perangkat Daerah (PD) dan ASN di lingkungan Pemkab Bangli.
Penguatan Spiritualitas dan Sraddha Bhakti
Upacara Bhakti Penganyar yang dipuput oleh Ida Pedanda Gede Satwika Putra Keniten ini merupakan agenda rutin Pemkab Bangli. Bagi Bupati Sedana Arta, kehadiran pemerintah dalam krama budaya ini bukan sekadar menjalankan tradisi tahunan, melainkan sebuah kewajiban spiritual.
“Kegiatan ini adalah salah satu wujud bakti kita kepada Sang Hyang Widhi Wasa yang berstana di Pura Batur. Tujuannya tentu untuk meningkatkan srada bhakti kita sebagai umat Hindu sekaligus makhluk ciptaan-Nya,” ujar Sedana Arta di sela-sela persembahyangan.
Ia menekankan bahwa keseimbangan antara pembangunan fisik dan penguatan nilai-nilai spiritualitas adalah kunci dalam menjalankan roda pemerintahan di Kabupaten Bangli.
Dukungan Dana Punia Rp100 Juta
Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap kelancaran karya suci yang melibatkan ribuan umat tersebut, Bupati Sedana Arta menyerahkan bantuan dana punia sebesar Rp100 juta. Bantuan ini diterima langsung oleh pengemong pura, Jero Gede Batur Duuran.
Dana punia tersebut diharapkan dapat membantu operasional serta pemenuhan sarana prasarana selama rangkaian Karya Ngusaba Purnama Kedasa berlangsung.
“Penyerahan punia ini merupakan wujud dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Bangli agar seluruh rangkaian upakara dapat berjalan dengan sukses dan khidmat,” pungkas Bupati asal Desa Sulahan tersebut.
Suasana Pura Dipadati Pemedek
Pantauan di lokasi menunjukkan suasana Pura Ulun Danu Batur tampak ramai dipadati oleh pemedek (pumat yang bersembahyang) yang datang dari berbagai pelosok Bali. Meskipun padat, prosesi persembahyangan bersama jajaran Pemkab Bangli berlangsung tertib dan khusyuk di tengah sejuknya udara Kintamani.
Kehadiran para ASN dalam ritual ini juga menjadi simbol harmonisasi antara pelayan publik dengan nilai-nilai kearifan lokal yang tetap dijaga ajeg di Kabupaten Bangli. (Sam-Kab).