

KABARBALI.ID – Perhitungan hari baik (ala-ayuning dewasa) dalam kalender tradisional Bali senantiasa menjadi acuan penting krama Hindu untuk menentukan waktu terbaik pelaksanaan berbagai aktivitas, baik niaga, pembangunan, maupun upacara adat.
Berdasarkan kalender Bali pada Minggu, 4 Oktober 2026, terdapat kombinasi dewasa yang membawa keberuntungan (ayua) untuk urusan perekonomian, namun juga memuat beberapa pantangan (ala) yang wajib diperhatikan.
Hari Minggu ini dinaungi oleh Sedana Yoga, yang diprakirakan sangat baik untuk membuat alat berdagang, menyiapkan tempat usaha, serta mulai berjualan karena dipercaya membawa kelancaran rezeki. Selain itu, pengaruh Kala Jangkut dan Pepedan sangat mendukung pembuatan alat penangkap ikan seperti pencar atau jaring, serta baik untuk membuka lahan pertanian baru.
Di sisi lain, krama diimbau untuk menunda pelaksanaan upacara adat maupun pengerjaan fisik tertentu pada hari ini.
Sebab, keberadaan Carik Walangati, Kaleburau, Kala Sungsang, dan Salah Wadi menandakan hari ini tidak baik untuk menggelar upacara Manusa Yadnya (seperti wiwaha/pernikahan, mapendes, potong rambut) maupun Pitra Yadnya (seperti penguburan, atiwa-tiwa/ngaben, nyekah, ngasti).
Pengaruh Kala Sor dan Kala Dangu juga mengisyaratkan larangan melakukan pekerjaan yang berhubungan langsung dengan olah tanah (membajak, bercocok tanam, membuat terowongan), serta tidak disarankan untuk memulai pekerjaan penting, berpindah tempat, atau bepergian jauh.
| Nama Dewasa | Karakteristik & Peruntukan |
| Sedana Yoga | Baik untuk membuat alat/tempat berdagang serta mulai berjualan (murah rezeki). |
| Kala Jangkut | Baik untuk membuat pencar, jaring, dan senjata. |
| Pepedan | Baik untuk membuka lahan pertanian baru. Tidak baik membuat alat dari besi. |
| Titibuwuk | Baik untuk pengobatan/menghilangkan penyakit akibat guna-guna. |
| Carik Walangati & Salah Wadi | Tidak baik untuk upacara Manusa Yadnya (nikah, potong rambut) & Pitra Yadnya (ngaben). |
| Kala Sor & Kajeng Uwudan | Tidak baik untuk mengolah tanah (membajak/menanam) dan memetik tanaman. |
| Kala Dangu & Kala Sungsang | Tidak baik untuk memulai pekerjaan penting, bepergian, dan menggelar karya ayu. |
Unsur Pedewasan Lainnya:
Pararasan: Laku Angin
Pancasuda: Satria Wibawa
Ekajalaresi: Buat Merang
Pratiti: Nama rupa (Kab/Red).