Ala Ayuning Dewasa Rabu 7 Oktober 2026: Hari Baik Potong Rambut, Hindari Wiwaha dan Ngaben

Hari Baik Potong Rambut

KABARBALI.ID – Berdasarkan perhitungan kalender tradisional Bali, hari Rabu, 7 Oktober 2026 memiliki berbagai perhitungan Ala Ayuning Dewasa (tata cara penentuan hari baik dan buruk) untuk melakukan berbagai aktivitas, baik upacara keagamaan, pertanian, maupun kegiatan sehari-hari.

Pada hari ini, terdapat beberapa dewasa ayu (hari baik) yang dipengaruhi oleh keberadaan Cintamanik dan Pepedan. Hari ini sangat baik dimanfaatkan bagi umat yang ingin melaksanakan upacara pemotongan rambut (mepetik) serta membuka lahan pertanian baru. Selain itu, Asuajeg Munggah juga mencatatkan hari baik untuk membuat alat pengerja/penakut hama seperti lelakut di sawah.

Kendati demikian, masyarakat diimbau untuk memperhatikan sejumlah pantangan (ala dewasa) yang cukup dominan pada Rabu (7/10/2026). Keberadaan Carik Walangati, Kala Sungsang, dan Salah Wadi menandakan hari ini tidak direkomendasikan untuk menggelar panca yadnya skala besar, khususnya Manusa Yadnya (seperti wiwaha/pernikahan dan potong gigi) serta Pitra Yadnya (seperti penguburan, atiwa-tiwa/ngaben, dan nyekah).

Sektor peternakan dan penataan tempat tinggal juga perlu dicermati. Pengaruh Kala Rumpuh menyarankan agar warga menunda rencana pindah rumah serta memulai memelihara hewan ternak seperti sapi, babi, ayam, atau kambing. Untuk bidang pertanian, Kajeng Uwudan menuntut penundaan dalam kegiatan menanam atau memetik hasil panen, termasuk menanam padi atau kacang-kacangan.

Secara umum, dari tatanan Pancasuda Wisesa Segara dan Ekajalaresi Sida Bagia, hari ini membawa energi yang baik bagi mereka yang mengedepankan sifat pemaaf, ketenangan air (Laku Air), serta berpotensi mendatangkan keberhasilan jika memilih aktivitas yang tepat sesuai pedewasaan.

Karakteristik DewasaPeruntukan / Hari BaikPantangan / Tidak Baik
CintamanikUpacara potong rambut (mepetik).–
PepedanMembuka lahan pertanian baru.Membuat peralatan dari besi.
Asuajeg MunggahMembuat lelakut / penakut hama.Menanam padi dan kacang-kacangan.
Carik Walangati & Salah Wadi–Pernikahan (wiwaha), ngaben, nyekah, potong gigi.
Kala Rumpuh–Pindah rumah, mulai memelihara hewan ternak.
Kajeng Uwudan–Menanam dan memetik tanaman.
Kala Sungsang–Melaksanakan karya ayu / yadnya.

(Kab/Red).

kabar Lainnya