Ala-Ayuning Dewasa Senin 5 Oktober 2026 : Hari Baik Membentuk Organisasi dan Beternak, Pantang Wiwaha dan Ngaben

Dewasa Ayu

KABARBALI.ID – Perhitungan hari baik (ala-ayuning dewasa) berdasarkan kalender tradisional Bali senantiasa menjadi acuan penting krama Hindu untuk memandu berbagai agenda, mulai dari kegiatan sosial, peternakan, hingga upacara adat religi.

Berdasarkan kalender Bali pada Senin, 5 Oktober 2026, terdapat kombinasi dewasa yang sangat baik (ayua) untuk urusan tata kelola air, pendidikan, serta peternakan, namun memuat beberapa pantangan tegas (ala) untuk upacara besar.

Hari Senin ini dinaungi oleh Tunut Masih, yang diprakirakan sangat baik untuk membentuk organisasi atau perkumpulan, membuka sekolah, melatih ternak bekerja, hingga proses melas rare (menyapih bayi). Selain itu, pengaruh Banyu Milir dan Kala Upa mendukung pembuatan sumur, kolam, saluran air, serta mulai memelihara ternak (wewalungan). Krama yang ingin membuka lahan pertanian baru atau pekerjaan berbasis api juga didukung oleh Pepedan dan Geni Rawana.

Pantangan Pernikahan, Ngaben, dan Berbudidaya Tanaman

Meskipun mendukung aktivitas fisik dan sosial, krama diimbau untuk menunda pelaksanaan upacara adat Yadnya tertentu pada hari ini.

Dinaungi Carik Walangati, Salah Wadi, Kala Sungsang, dan Kala Tampak, hari ini tergolong tidak baik (alangan) untuk menggelar Manusa Yadnya (seperti wiwaha/pernikahan, mapendes, potong rambut) maupun Pitra Yadnya (seperti penguburan, atiwa-tiwa/ngaben, nyekah, dan ngasti).

Di samping itu, pengaruh Kala Muas serta Geni Rawana mengisyaratkan larangan untuk bercocok tanam/menanam tanaman, mengatapi rumah, serta melaspas.

Nama DewasaKarakteristik & Peruntukan
Tunut MasihBaik untuk membentuk organisasi, membuka sekolah, melas rare, dan melatih ternak.
Banyu Milir & Kala UpaBaik untuk membuat sumur, kolam, membuka jalan air, serta memelihara ternak (wewalungan).
Pepedan & Geni RawanaBaik untuk membuka lahan pertanian baru dan pekerjaan berbasis api. Tidak baik mengatapi rumah/melaspas.
Kala LuangBaik untuk membuat terowongan dan menanam umbi-umbian.
Carik Walangati, Salah Wadi, Kala TampakTidak baik untuk upacara Manusa Yadnya (pernikahan/wiwaha, potong rambut) & Pitra Yadnya (ngaben).
Kala Muas & Kala SungsangTidak baik untuk bercocok tanam/menanam sesuatu dan menggelar karya ayu.

Unsur Pedewasan Lainnya:

kabar Lainnya