Cegah Kebakaran Kapal, Polisi Nusa Penida Amankan Puluhan Liter BBM Botolan Milik Penumpang

Polisi Polsek Nusa penida amankan puluhan liter BBM dari penumpang saat menyeberang dari Nusa ke daratan Bali. Foto dok Polsek Nusa Penida/ kabarbali.id

KLUNGKUNG, KABARBALI.ID – Personel Polsek Nusa Penida melalui Polsubsektor Kawasan Pelabuhan Sampalan bersama Unit Resintel memeriksa ketat terhadap para penumpang fastboat jurusan Nusa Penida–Kusamba di Pelabuhan Segitiga Emas Sampalan, Klungkung, Kamis (15/10/2026) pagi.

Pemeriksaan yang dimulai sejak pukul 06.30 WITA tersebut dipimpin langsung oleh Kanit Intelkam Polsek Nusa Penida Iptu I Wayan Sukadana didampingi Kasubsektor Sampalan Ipda I Komang Suranadi.

Pengetatan ini difokuskan untuk mengantisipasi penumpang yang nekat membawa bahan bakar minyak (BBM) menggunakan jerigen maupun botol bekas yang disimpan di dalam tas barang bawaan.

Dalam penertiban tersebut, petugas mendapati sejumlah penumpang yang membawa BBM menggunakan botol minuman bekas serta jerigen kapasitas 5 liter.

Sedikitnya 80 an liter BBM diamankan petugas.

Petugas langsung melakukan pendataan terhadap warga bersangkutan, sementara seluruh BBM ilegal dan tak berstandar keselamatan tersebut disita dan diamankan ke Subsektor Sampalan.

Kapolsek Nusa Penida, Kompol I Ketut Kesuma Jaya, menegaskan bahwa BBM merupakan bahan berbahaya yang sangat mudah terbakar dan mengancam keselamatan seluruh penumpang serta awak kapal penyeberangan laut.

“Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk mengutamakan keselamatan dalam perjalanan laut dan tidak membawa BBM menggunakan wadah yang tidak sesuai ketentuan. BBM merupakan bahan yang mudah terbakar dan dapat menimbulkan risiko kebakaran serta membahayakan keselamatan penumpang maupun awak kapal. Mari bersama-sama mematuhi aturan demi keselamatan bersama,” tegasnya.

Ditegaskan, keluarga pemilik bisa ambil BBM itu di subsektor dengan menunjukkan foto yang diberikan keluarga yang kedapatan bawa BBM.

Edukasi Pengeras Suara dan Pengawasan Bertahap

Selain pemeriksaan fisik terhadap tas dan barang bawaan penumpang, petugas kepolisian bersama ABK fastboat turut mengumandangkan imbauan keselamatan secara langsung serta melalui pengeras suara kapal saat proses boarding berlangsung.

Langkah preventif ini ditempuh sebagai upaya nyata menekan risiko musibah kebakaran di tengah laut, sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di jalur laut vital yang menghubungkan Daratan Klungkung dengan Kepulauan Nusa Penida.

Polsek Nusa Penida memastikan patroli serta pengawasan terhadap arus penumpang dan distribusi bahan bakar di kawasan pelabuhan akan terus ditingkatkan secara berkelanjutan demi menjamin kelancaran serta kenyamanan transportasi laut warga maupun wisatawan. (Sta-Kab).

kabar Lainnya