KLUNGKUNG, KABARBALI.ID – Peristiwa naas menggemparkan warga Banjar Nyuh, Desa Ped, Nusa Penida, Klungkung.
Seorang pemuda berinisial MA (22), asal Lombok Barat, ditemukan tewas mengenaskan setelah diduga nekat mengakhiri hidupnya.
Motif sementara diduga kuat karena korban depresi akibat kalah judi online (judol) hingga puluhan juta rupiah.
Kejadian ini dibenarkan oleh Kasi Humas Polres Klungkung, Iptu I Dewa Nyoman Alit Purnawibawa.
Ia menjelaskan peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (13/3/2026) malam di sebuah toko bangunan tempat korban bekerja.
Sebelum ditemukan tewas, korban sempat bercerita kepada atasannya, Ni Kadek Sukerti (42), soal masalah keuangan yang membelitnya. Korban mengaku baru saja mengalami kekalahan besar dalam permainan judi online.
“Korban sempat bercerita kepada pelapor bahwa dirinya mengalami kekalahan dalam permainan judi online (judol) dengan kerugian sekitar Rp 50.000.000,” ujarnya Sabtu (14/3/2026).
Mendengar hal itu, sang atasan sempat memberikan nasihat agar korban berhenti bermain. Saat itu, korban menyatakan sepakat dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya.
Sekitar pukul 20.15 WITA, Sukerti kembali ke toko setelah dari supermarket. Karena merasa curiga korban tidak menyahut saat dipanggil, ia melakukan pengecekan ke area belakang. Bak petir di siang bolong, ia mendapati korban sudah dalam posisi tergantung di kamar mandi.
“Pelapor mendapati korban sudah dalam keadaan tergantung menggunakan selang warna hijau sepanjang 1,5 meter yang terikat pada kayu plafon,” jelasnya.
Saksi yang panik langsung meminta bantuan untuk menurunkan korban dan melarikannya ke Rumah Sakit Gema Santi. Namun sayang, nyawa pemuda tersebut tidak tertolong.
“Ditemukan bekas jeratan pada bagian leher dan keluarnya cairan mani, yang secara medis memang sering terjadi pada kasus kematian akibat gantung diri,” tambahnya. (Sta-Kab).