Dorong Ekonomi Lokal, Pasar Rakyat PKK Bali Fasilitasi 138 UMKM Stan Gratis di Renon

Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Koster, saat berinteraksi dengan salah satu pelaku UMKM dalam kegiatan Pasar Rakyat “Berbelanja dan Berbagi” di Lapangan Niti Mandala Renon, Jumat (13/3/2026).

DENPASAR, KABARBALI.ID – Lapangan Niti Mandala Renon, Denpasar, berubah menjadi pusat perputaran ekonomi lokal pada Jumat (13/3/2026). Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Bali menggelar Pasar Rakyat bertajuk “Berbelanja dan Berbagi” dengan melibatkan 138 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dari seluruh kabupaten/kota di Bali.

Istimewanya, seluruh pelaku UMKM yang terlibat diberikan fasilitas stan pameran secara gratis. Langkah ini diambil untuk meringankan beban operasional pedagang sekaligus mendorong partisipasi yang lebih luas dalam memasarkan produk lokal unggulan.

Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Koster, menyatakan bahwa kegiatan ini tidak hanya sekadar ajang jual beli, tetapi juga ruang sinergi antar-pengurus PKK di seluruh Bali.

“Pasar rakyat ini akan kami laksanakan rutin sebulan sekali secara bergilir di seluruh kabupaten/kota. Kami ingin memberikan ruang bagi UMKM untuk naik kelas melalui proses kurasi kualitas produk yang ketat,” ujar Putri Koster di sela-sela peninjauan stan.

Pantauan di lokasi menunjukkan antusiasme tinggi dari masyarakat. Berbagai komoditas mulai dari tenun ikat, kerajinan tangan, kuliner khas daerah, hingga bahan pangan segar seperti sayur dan ikan habis diserbu pembeli.

Selain transaksi ekonomi, pasar rakyat kali ini juga menghadirkan pelayanan publik terpadu, termasuk aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD), pemeriksaan kesehatan, hingga pengawasan keamanan pangan bagi warga yang hadir.

Komitmen Ramah Lingkungan

Selaras dengan misi Bali bersih, penyelenggara mewajibkan seluruh pedagang untuk tidak menggunakan plastik sekali pakai, sedotan plastik, maupun styrofoam. Hal ini merujuk pada Peraturan Gubernur Bali Nomor 97 Tahun 2018.

“Kami meminta pedagang dan pembeli patuh pada aturan pembatasan sampah plastik. Pengunjung kami imbau membawa tas belanja sendiri dari rumah,” tegasnya.

Aksi Sosial “Berbagi”

Sesuai dengan tajuk acaranya, TP PKK Bali juga menyalurkan bantuan sosial kepada 200 warga kurang mampu dari wilayah Kabupaten Badung dan Kota Denpasar. Setiap warga menerima paket bantuan berupa 10 kilogram beras, telur, minyak goreng, dan kebutuhan pokok lainnya.

Putri Koster menegaskan bahwa pelaksanaan kegiatan ini sepenuhnya didukung oleh TP PKK Provinsi Bali dalam hal fasilitas tenda dan perlengkapan, sehingga tidak membebani anggaran pemerintah daerah atau TP PKK tingkat kabupaten/kota. (Rls-Kab).

kabar Lainnya