Gempur 40 Titik Sungai dan Drainase, Pemkot Denpasar Targetkan Normalisasi Tuntas Akhir Oktober

Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara didampingi Kadis PUPR I Gede Cipta Sudewa meninjau pengerjaan pengerukan dan normalisasi Tukad Loloan di Sanur Kauh, Denpasar, Sabtu (3/10/2026). (Foto: Dok. Prokopim Denpasar / kabarbali.id)

DENPASAR, KABARBALI.ID – Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, meninjau langsung pelaksanaan pengerukan dan normalisasi Tukad Loloan di Sanur Kauh, Sabtu (3/10/2026). Langkah proaktif ini diambil Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk mengantisipasi potensi genangan dan banjir menghadapi musim hujan mendatang.

Didampingi Kepala Dinas PUPR Kota Denpasar, I Gede Cipta Sudewa Atmaja, Jaya Negara menjelaskan bahwa pengerjaan pengerukan di Tukad Loloan telah berjalan selama satu setengah bulan terakhir akibat tingginya tingkat sedimentasi di sepanjang aliran sungai.

“Makanya kita sudah kerjakan sejak satu setengah bulan lalu. Mudah-mudahan bisa mencegah banjir,” ujar Jaya Negara saat ditemui di sela peninjauan.

Lebih lanjut, Jaya Negara mengungkapkan bahwa normalisasi tidak hanya fokus di Sanur Kauh, melainkan menyasar 40 titik aliran sungai dan drainase di seluruh Kota Denpasar, termasuk aliran Tukad Mati, Tukad Rangda, hingga Tukad Ayung. Seluruh pengerjaan ini ditargetkan rampung pada akhir Oktober 2026.

Sementara itu, Kadis PUPR Kota Denpasar I Gede Cipta Sudewa menambahkan, penanganan banjir Denpasar dilakukan secara komprehensif melalui dua cara, yakni pembangunan sistem drainase baru di 11 titik serta Operasi Pemeliharaan (OP) atau pengerukan di 40 titik sungai yang terbagi dalam 5 sistem tata air kota.  (Irw-Kab).

kabar Lainnya