Kalung Gagal Dirampas, Emak-Emak di Padangsambian Nyaris Jadi Korban Jambret Beratribut Ojol

Rekaman CCTV aksi penjambretan kalung emas di Jalan Gunung Andakasa, Padangsambian, Denpasar Barat, Jumat (9/10/2026). (Foto: Dok. Istimewa / kabarbali.id)

DENPASAR, KABARBALI.ID – Media sosial di Bali dihebohkan dengan beredarnya rekaman video aksi pencurian dengan kekerasan (jambret) yang menyasar seorang pejalan kaki di Jalan Gunung Andakasa, Gang Mawar, Kelurahan Padangsambian, Kecamatan Denpasar Barat. Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (9/10/2026) sekitar pukul 06.00 Wita.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban seorang ibu rumah tangga bernama Ni Gusti Sayu PS (56), warga Banjar Tegalantang Klod, Desa Padangsambian Klod, sedang berjalan kaki dari arah timur menuju rumah menantunya di Gang Waru. Secara tiba-tiba, seorang pengendara sepeda motor mengenakan jaket atribut ojek online (ojol) datang dari arah barat dan langsung menarik kalung emas yang dipakai korban.

Meskipun sempat terkejut dan terjatuh hingga mengalami luka lecet pada siku kanan serta lutut kiri, korban berusaha mempertahankan miliknya sambil berteriak “ada jambret” kepada warga sekitar. Sontak, warga yang mendengar teriakan tersebut berhamburan keluar rumah, membuat pelaku panik dan langsung kabur melarikan diri ke arah timur.

Respons Kepolisian dan Penyelidikan

Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, membenarkan kejadian yang videonya viral setelah diunggah oleh akun Instagram @denpasarviral tersebut. Ia mengungkapkan bahwa meskipun barang berharga milik korban berupa kalung emas gagal dirampas oleh pelaku, korban mengalami trauma serta luka-luka lecet akibat terjatuh saat mempertahankan kalung miliknya.

“Korban tidak melaporkan kejadian tersebut secara resmi karena barang milik korban tidak ada yang diambil atau dirampas oleh pelaku,” jelas Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, Minggu.

Kendati demikian, Unit Reskrim Polsek Denpasar Barat bergerak cepat menindaklanjuti viralnya video tersebut dengan melakukan penyelidikan lebih mendalam, memeriksa rekaman CCTV di sekitar tempat kejadian perkara (TKP), serta mengintensifkan patroli bersinergi dengan unsur Linmas dan Pecalang setempat.

Imbauan Kepolisian

Pihak kepolisian tak henti-hentinya mengimbau masyarakat, khususnya kaum wanita, agar lebih berhati-hati dan menghindari penggunaan perhiasan yang terlalu mencolok saat bepergian keluar rumah guna mencegah timbulnya niat pelaku kejahatan melancarkan aksinya. (Riz-Kab).

kabar Lainnya