Kawal Mandat Presiden, Bupati Satria Siap ‘Bersih-bersih’ Klungkung

Bupati Klungkung I Made Satria kawal 5 instruksi strategis Presiden RI dalam Rakor Forkopimda se-Bali

DENPASAR, KABARBALI.ID -Rapat Koordinasi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) se-Bali di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, dihadiri Bupati Klungkung, I Made Satria, Kamis (19/2/2026).

Pertemuan ini menjadi krusial karena membawa mandat langsung dari Presiden RI untuk memperketat tata kelola wilayah di Pulau Dewata.

Tujuannya satu: memastikan Bali tetap menyandang predikat destinasi dunia yang aman, asri, dan teratur.

Bupati Satria menegaskan, Kabupaten Klungkung berkomitmen penuh mengimplementasikan lima poin penekanan strategis yang menjadi mandat utama dalam pertemuan tersebut.

Lima Mandat Strategis untuk Bali

Dalam arahannya, terdapat lima poin krusial yang harus segera dieksekusi oleh kepala daerah di Bali, termasuk di Kabupaten Klungkung:

Perang Lawan Sampah: Gerakan bersih-bersih aksi nyata di sungai, laut, dan danau.

Sikat Baliho Semrawut: Penertiban estetika kota dengan membersihkan iklan reklame dan baliho bodong, rusak, atau yang dipasang asal-asalan.

Manajemen Kemacetan: Rekayasa lalu lintas dan optimalisasi infrastruktur di titik rawan macet.
Keamanan Berlapis: Memperkuat sinergi Pemda dengan TNI/Polri demi menjaga kondusivitas wilayah sebagai pusat kegiatan internasional.

Stop Alih Fungsi Lahan Serampangan:

Pengawasan ketat terhadap izin alih fungsi lahan, khususnya sawah produktif dan kawasan hijau, sesuai Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW).

Klungkung Siap Eksekusi Segera

Merespons arahan tersebut, Bupati Made Satria menyatakan akan segera berkoordinasi dengan instansi terkait di Bumi Serombotan. Ia menekankan bahwa langkah penertiban bukan sekadar formalitas, melainkan kebutuhan mendesak.

“Kami menyatakan komitmen penuh untuk menjalankan kelima poin penekanan tersebut di wilayah Kabupaten Klungkung. Langkah-langkah penertiban dan pembersihan akan segera dikoordinasikan,” tegas Bupati Satria di sela-sela acara.

Langkah ini diharapkan mampu menjaga kelestarian alam Klungkung sekaligus meningkatkan kenyamanan wisatawan yang berkunjung ke wilayah tersebut, baik di daratan maupun di kepulauan Nusa Penida.

Acara ini turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda Provinsi Bali, para Kepala Daerah se-Bali, serta pimpinan instansi vertikal terkait. (Sta-Kab).

kabar Lainnya