Lewat Semara Ratih, Bupati Sanjaya Bekali Pengantin Baru Tabanan Sertifikat Siap Hamil hingga Bibit Pohon

Lonjakan pernikahan pada Dewasa Ayu Maret 2026 dongkrak layanan Program Semara Ratih di Tabanan

TABANAN, KABARBALI.ID – Meningkatnya pelaksanaan pernikahan pada hari baik (Dewasa Ayu) di bulan Maret berdampak langsung pada lonjakan layanan Program Semara Ratih di Kabupaten Tabanan. Program unggulan di bawah kepemimpinan Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., ini mencatat sebanyak 104 pasangan mempelai mengikuti prosesi layanan dalam kurun waktu 20 hingga 25 Maret 2026.

Sejak diluncurkan pada November 2022, Semara Ratih telah menjadi instrumen vital Pemerintah Kabupaten Tabanan dalam membangun keluarga berkualitas sekaligus menekan angka stunting dari hulu.

Investasi Generasi Unggul

Bupati Sanjaya menegaskan bahwa Semara Ratih bukan sekadar urusan administratif penerbitan dokumen kependudukan. Program ini merupakan layanan konseling pranikah komprehensif yang melibatkan Tim Pendamping Keluarga (TPK) di tingkat desa, mulai dari bidan, kader PKK, hingga tokoh adat.

“Program Semara Ratih ini adalah investasi jangka panjang untuk menciptakan generasi Tabanan yang unggul. Kita ingin memastikan setiap pasangan siap secara fisik, mental, dan sosial sebelum membangun rumah tangga,” ujar Bupati Sanjaya di sela penyerahan dokumen, Selasa (24/3/2026).

Setiap pasangan yang lulus konseling akan mendapatkan “Sertifikat Siap Nikah dan Siap Hamil”. Sebagai bentuk apresiasi, Pemkab Tabanan memberikan layanan “paket lengkap” berupa Akta Perkawinan, KTP-el, dan Kartu Keluarga baru yang diserahkan langsung tepat di hari pernikahan.

Simbol Cinta untuk Alam

Uniknya, Program Semara Ratih juga menyelipkan misi lingkungan. Setiap pasangan pengantin diwajibkan menanam satu pohon sebagai simbol cinta kasih yang tidak hanya tumbuh untuk keluarga, tetapi juga untuk kelestarian alam Tabanan.

Dampak positif program ini pun mulai terlihat pada data makro. Bupati Sanjaya memaparkan bahwa pada tahun 2025, angka stunting di Tabanan berhasil ditekan hingga mencapai 2,75 persen dari total 21.079 balita sasaran.

Akses Gratis di Seluruh Desa

Plt. Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Tabanan, Ni Wayan Dewi Sariati, menjelaskan bahwa hingga saat ini total 3.495 pasangan telah merasakan manfaat program ini. Ia memastikan layanan ini sepenuhnya gratis dan dapat diakses di seluruh desa di Tabanan melalui TPK masing-masing.

Pasangan pengantin Pasek Nuadha dan Cahya mengaku sangat terbantu dengan program ini. “Kami sangat mengapresiasi karena memberikan banyak pengetahuan tentang kesiapan mental dan kesehatan sebelum menikah. Sangat membantu secara administrasi dan edukasi,” ungkap keduanya. (Kom-Kab).

kabar Lainnya