

DENPASAR, KABARBALI.ID – Aksi kepedulian dan gotong royong ditunjukkan Pemerintah Kota Denpasar bersama jajaran Perusahaan Daerah (Perumda) di tengah situasi antrean panjang masyarakat yang hendak membeli Bahan Bakar Minyak (BBM). Sebanyak lebih dari 300 paket nasi bungkus dan air minum disalurkan secara serentak kepada warga yang tertahan mengantre di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) wilayah Kota Denpasar, Kamis (15/10/2026) siang.
Aksi kemanusiaan ini melibatkan kolaborasi Perumda Kota Denpasar—seperti Perumda Pasar Sewakadarma, Perumda Air Minum Tirta Sewakadarma, dan Perumda Bhukti Praja Sewakadarma (BPS)—bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) seperti Bapenda, Dinas Perhubungan, jajaran Camat, hingga Perbekel/Lurah.
Direktur Utama Perumda Pasar Sewakadarma, I Wayan Suadi Putra, menjelaskan bahwa gerakan cepat ini merupakan bentuk empati langsung atas arahan Wali Kota Denpasar guna merespons kelelahan warga akibat gangguan serta keterlambatan distribusi pasokan BBM di wilayah Bali.
“Atas arahan Bapak Wali Kota Denpasar, di tengah situasi yang menyulitkan, jajaran Perumda Kota Denpasar hari ini serentak bergerak untuk membagikan nasi dan air minum sebagai bentuk kepedulian dan semangat saling membantu di tengah kondisi ini,” ungkap I Wayan Suadi Putra saat dikonfirmasi.
Penyaluran bantuan konsumsi ringan tersebut disebar secara merata di delapan titik kawasan SPBU yang mengalami antrean mengular, di antaranya:
SPBU kawasan Jalan Gatot Subroto
SPBU Jalan Raya Puputan
SPBU Jalan Setiabudi
SPBU Jalan Pulau Buton
SPBU Jalan Kamboja
SPBU Jalan Imam Bonjol
SPBU Jalan Hayam Wuruk
SPBU seputaran Pasar Anyarsari
Selain menyalurkan konsumsi, jajaran petugas gabungan di lapangan turut membantu mengatur arus lalu lintas di seputaran area SPBU guna mengurai kepadatan kendaraan dan meminimalisasi kemacetan lalu lintas.
Wayan Suadi berharap aksi nyata ini dapat meringankan kelelahan fisik warga yang harus menunggu berjam-jam, sekaligus menjadi penegas komitmen bahwa Pemkot Denpasar selalu hadir mendampingi masyarakat di tengah situasi darurat.
“Semangat gotong royong dan Vasudhaiva Kutumbakam (kita semua bersaudara) sebagai spirit kebersamaan Kota Denpasar tetap harus dijaga, sembari menunggu distribusi BBM dari pihak terkait kembali normal,” pungkasnya. (Riz-kab).