Progres Capai 40 Persen, Bupati Satia Sebut Pembangunan Pasar Mentigi Standar Nasional

progres pembangunan fisik Pasar Mentigi di Nusa Penida, Klungkung, Jumat (23/10/2026). (Foto: Dok. kabarbali.id)

KLUNGKUNG, KABARBALI.ID – Pembangunan Pasar Mentigi di Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, terus menunjukkan tren positif. Hingga pertengahan Oktober, progres pengerjaan fisik pasar tradisional modern tersebut telah menembus angka 40 persen dan berjalan sesuai dengan perencanaan awal (on schedule).

Kepastian tersebut diperoleh saat Bupati Klungkung I Made Satria bersama Wakil Bupati Tjokorda Gde Surya Putra meninjau langsung lokasi proyek di sela-sela agenda peresmian Pos Retribusi Daya Tarik Wisata (DTW) Pantai Kelingking, Nusa Penida, Jumat (23/10/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Made Satria menegaskan pentingnya pengawasan ketat terhadap material dan teknis pengerjaan agar bangunan pasar memiliki daya tahan jangka panjang.

Bupati mengingatkan pihak kontraktor pelaksana agar tidak sekadar mengejar estetika visual luar bangunan, tetapi wajib memprioritaskan kekuatan struktur fisik pasar.

“Saya sudah menginstruksikan pihak kontraktor maupun rekanan agar menyelesaikan pembangunan Pasar Mentigi ini semaksimal mungkin. Jangan hanya mengutamakan tampilan pasar yang bagus, tetapi kualitas dan ketahanan bangunannya juga harus dijaga dengan sebaik-baiknya,” tegas Bupati Satria.

Pilar Penggerak Ekonomi Masyarakat Nusa Penida

Pemerintah Kabupaten Klungkung menaruh perhatian besar pada percepatan infrastruktur di wilayah kepulauan Nusa Penida. Kehadiran Pasar Mentigi yang representatif diharapkan mampu menjadi pusat perputaran ekonomi, penyerapan produk lokal, serta memberikan kenyamanan transaksi bagi pedagang dan krama setempat maupun wisatawan.

Bupati Satria berharap seluruh tahapan pengerjaan proyek dapat terus berjalan lancar tanpa kendala teknis hingga proses serah terima nantinya.

Dengan mutu konstruksi yang terjaga secara optimal, Pasar Mentigi diproyeksikan menjadi pilar sarana perdagangan yang aman, higienis, dan kokoh dalam mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat Nusa Penida secara berkelanjutan. (Sta-Kab).

kabar Lainnya