

DENPASAR, KABARBALI.ID – Gubernur Bali Wayan Koster menyambut secara langsung kedatangan Panglima Kodam (Pangdam) IX/Udayana yang baru, Mayjen TNI Putra Widiastawa, di Base Ops Lanud I Gusti Ngurah Rai, Badung, Bali. Gubernur Koster berharap kepemimpinan perwira tinggi TNI asal Buleleng tersebut semakin mempererat sinergitas TNI dan pemerintah daerah dalam menjaga keamanan serta stabilitas wilayah Pulau Dewata.
Dalam penyambutan tersebut, Mayjen TNI Putra Widiastawa hadir didampingi sang istri, Ny. Desak Putra Widiastawa, selaku Ketua Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Daerah IX/Udayana.
Prosesi penyambutan diawali dengan pementasan Tari Sekar Jagad dan dilanjutkan dengan tradisi adat Hindu Tepung Tawar yang dipimpin oleh pemuka agama. Ritual sakral ini dilaksanakan sebagai bentuk penghormatan, ucapan selamat datang, sekaligus doa memohon keselamatan agar pejabat baru senantiasa dianugerahi kelancaran dan dijauhkan dari rintangan selama mengemban amanah di Bali.
Mayjen TNI Putra Widiastawa resmi menjabat sebagai Pangdam IX/Udayana menggantikan Mayjen TNI Piek Budyakto yang mendapat penugasan baru sebagai Pangdam V/Brawijaya. Serah terima jabatan (Sertijab) keduanya telah dilaksanakan di Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta, Jumat (16/10/2026), yang dipimpin langsung oleh Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Tandyo Budi Revita.
Sebagai jenderal kelahiran Buleleng, Mayjen Putra Widiastawa diharapkan dapat memperkuat koordinasi bersama Pemprov Bali, Polda Bali, Forkopimda, serta seluruh krama Bali.
Ada momen hangat di sela acara penyambutan, di mana Mayjen Putra Widiastawa menyebut Gubernur Koster sebagai senior sekaligus kakak kelasnya. Pasalnya, Gubernur Koster yang berasal dari Desa Sembiran dan Mayjen Putra Widiastawa sama-sama pernah menempuh pendidikan di sekolah menengah yang sama di Singaraja.
Mayjen TNI Putra Widiastawa menyatakan kesiapan penuh jajaran Kodam IX/Udayana untuk berkolaborasi secara erat dengan jajaran pimpinan daerah, khususnya Pemprov Bali di bawah kepemimpinan Gubernur Wayan Koster.
Sinergi yang kokoh antara TNI, pemerintah daerah, Polri, dan lembaga adat dinilai menjadi kunci utama dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta menyukseskan berbagai agenda pembangunan daerah maupun event internasional di Bali.
Turut hadir dalam acara penyambutan tersebut jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Bali, para Pejabat Utama (PJU) Kodam IX/Udayana, serta pengurus Persit KCK Daerah IX/Udayana. (Rls-Kab).