Sebulan Dilaporkan Hilang, Lansia di Nusa Penida Ditemukan Tinggal Kerangka di Perbukitan Pejukutan

Tim SAR gabungan bersama personel Polsek Nusa Penida dan warga adat saat mengevakuasi kerangka I Nyoman Selir di kawasan perbukitan Bukit Rempaan, Desa Pejukutan, Nusa Penida, Jumat (2/10/2026). (Foto: Dok. Polsek Nusa Penida / kabarbali.id)

KLUNGKUNG, KABARBALI.ID – Upaya pencarian terhadap I Nyoman Selir (79), lansia perempuan asal Banjar Semaya, Desa Suana, Kecamatan Nusa Penida, yang dilaporkan hilang sejak 24 Agustus 2026, akhirnya berujung duka.

Korban ditemukan dalam kondisi sudah menjadi kerangka di kawasan perbukitan Bukit Rempaan, Dusun Ampel, Desa Pejukutan, sekira pukul 14.00 Wita, Jumat (2/10/2026).

Penemuan jenazah lansia yang akrab disapa Dadong Selir tersebut pertama kali diketahui oleh dua warga setempat, I Wayan Tarka (58) dan Ni Wayan Murniati (57), saat sedang mencari kayu bakar di lahan milik I Wayan Murah.

Di lokasi kejadian, saksi menemukan tengkorak manusia bersama barang-barang pribadi berupa kain (kamben), pakaian, serta ember milik korban.

Temuan tersebut langsung dilaporkan kepada Bendesa Adat Semaya, I Gede Hendra Novayana, yang diteruskan ke Polsek Nusa Penida dan pihak keluarga.

Kapolsek Nusa Penida Kompol I Ketut Kesuma Jaya mengonfirmasi penemuan tersebut. Tim gabungan dari Polsek Nusa Penida, Basarnas, Pos AL, serta puluhan krama Desa Adat Semaya langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan dan verifikasi.

“Kami bersama tim gabungan melakukan penanganan di lokasi serta mendampingi pihak keluarga dalam proses evakuasi. Pihak keluarga telah memastikan pakaian dan peralatan yang ditemukan di TKP adalah benar milik korban,” terang Kompol Kesuma Jaya, Sabtu (3/10/2026).

Dikatakan, korban diduga tersesat saat berjalan kaki menuju perbukitan hingga akhirnya mengembuskan napas terakhir di alam terbuka.

“Kemarin malam  pihak keluarga menggelar prosesi upacara adat maeteh (pembersihan tulang) di lokasi penemuan, sebelum akhirnya merujuk kerangka korban menuju Setra Desa Adat Semaya untuk dilangsungkan prosesi pemakaman,” pungkas Kesuma Jaya. (Sta-Kab).

kabar Lainnya