Total Hadiah Ratusan Juta, Turnamen Tenis Nasional Bali Open 2026 Jadi Ajang Pemanasan PON 2028

Media Communication Pelti Bali, Roy Emerson Hidiya

DENPASAR, KABARBALI.ID – Pengurus Provinsi Persatuan Tenis Lapangan Indonesia (Pengprov Pelti) Bali bekerja sama dengan Pengkab Pelti Badung bersiap menggelar ajang kejuaraan tenis terbuka tingkat nasional. Gelaran bergengsi bertajuk Bali Open Turnamen Tennis 2026 (Piala Gubernur Bali) dan Turnamen Tenis Nasional Piala Bupati Badung ini siap menjadi panggung adu gengsi bagi para petenis papan atas tanah air.

Kedua kejuaraan nasional tersebut menyajikan total hadiah uang pembinaan yang fantastis, yakni sebesar Rp100 juta untuk Piala Bupati Badung dan Rp100 juta untuk Piala Gubernur Bali (total Rp200 juta), beserta piagam penghargaan dan ragam hadiah menarik lainnya.

Pendaftaran turnamen resmi dibuka hingga tanggal 9 Oktober 2026. Adapun gelaran Turnamen Tenis Piala Bupati Badung dijadwalkan berlangsung pada 15–26 Oktober 2026, sedangkan Bali Open Piala Gubernur Bali akan menyulut persaingan pada bulan November 2026.

Seluruh rangkaian pertandingan akan dipusatkan di dua lokasi utama di Kota Denpasar, yakni Lapangan Tenis GOR Ngurah Rai (Jalan Angsoka) dan Lapangan Tenis GOR Lumintang (Jalan Gatot Subroto).

Ekspansi Kelompok Umur dan Masuk Kalender TDP

Media Communication Pelti Bali, Roy Emerson Hidiya, menjelaskan bahwa gelaran Piala Bupati Badung tahun ini merupakan edisi kedua yang dikemas jauh lebih meriah dan kompetitif.

“Jika pada gelaran pertama hanya mempertandingkan kelompok umur (KU) Junior tingkat Bali dan NTB, maka pada edisi kedua ini kami membuka kelompok Junior dan Senior skala Nasional. Untuk KU Junior terdiri dari kategori 10, 12, 14, dan 16 tahun putra/putri,” papar Roy Emerson yang juga menjabat sebagai Pejabat Analis Kebijakan Dinas Perhubungan tersebut.

Roy menegaskan bahwa turnamen kali ini terdaftar secara resmi sebagai Turnamen Diakui Pelti (TDP) oleh Pelti Pusat. Status TDP ini menjadikan kejuaraan berbobot tinggi karena para atlet bertanding secara kompetitif untuk merebut Peringkat Nasional Pelti (PNP).

Ajang Pemanasan PON 2028 dan Solusi Sport Tourism

Lebih lanjut, ajang ini dirancang tidak hanya sekadar perebutan piala, tetapi juga menjadi barometer evaluasi serta proses seleksi bagi kontingen dari berbagai provinsi di Indonesia untuk mempersiapkan para atlet menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 di NTB dan NTT.

“Turnamen ini merupakan ajang mengejar dan menunjukkan prestasi nasional sekaligus proses persiapan daerah menuju PON 2028. Di samping mengasah mental bertanding, kami berharap kedatangan para petenis nasional beserta keluarganya turut menggerakkan perekonomian Bali melalui sektor sport tourism,” pungkas Roy. (Kab/Red).

kabar Lainnya