Wabup Diar Pimpin Muspayang Bhakti Penyineban Karya Tawur Agung Manca Wali Krama di Pura Hulundanu Batur

Wakil Bupati Bangli I Wayan Diar didampingi Ny. Suciati Diar dan Sekda Bangli I Dewa Bagus Riana Putra saat melangsungkan persembahyangan Bhakti Penyineban Karya Tawur Agung Manca Wali Krama di Pura Hulundanu Batur, Desa Adat Songan, Kintamani, Bangli, Jumat (9/10/2026). (Foto: Dok. kabarbali.id)

BANGLI, KABARBALI.ID – Wakil Bupati Bangli I Wayan Diar memimpin langsung jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangli dalam pelaksanaan Bhakti Penyineban Karya Tawur Agung Manca Wali Krama di Pura Hulundanu Batur, Desa Adat Songan, Kecamatan Kintamani, Bangli, Jumat (9/10/2026).

Turut mendampingi dalam persembahyangan tersebut sang istri Ny. Suciati Diar, Sekda Bangli I Dewa Bagus Riana Putra beserta Ny. Pusparini Riana Putra, para Asisten Sekda, pimpinan Perangkat Daerah di lingkungan Pemkab Bangli, serta Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Bangli.

Wabup Wayan Diar menyampaikan bahwa kehadiran jajaran Pemkab Bangli dalam persembahyangan ini merupakan bentuk rasa syukur ke hadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa atas seluruh rangkaian karya agung yang berjalan lancar dan labda karya.

“Muspayang Bhakti Penyineb ini sebagai ungkapan rasa syukur dan bhakti ke hadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa atas kelancaran pelaksanaan upacara. Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata pelestarian tradisi dan budaya Bali,” ujar Wabup I Wayan Diar, Jumat (9/10/2026).

Rangkaian Karya Tawur Agung Manca Wali Krama

Rangkaian Karya Tawur Agung Manca Wali Krama di Pura Hulundanu Batur ini telah berlangsung sejak 12 Agustus 2026 yang diawali dengan upacara Ngentegang Karya dan Ngaturang Guru Piduka.

Adapun ritual Tawur Agung Manca Wali Krama dilaksanakan pada Senin (21/9/2026) dengan dipimpin oleh 13 sulinggih dan dihadiri ribuan umat.

Sementara itu, puncak karya telah digelar pada Sabtu (26/9/2026) bertepatan dengan Rahina Purnama Sasih Kapat (Saniscara Umanis Wuku Bala).

Setelah prosesi Nyineb pada Selasa (6/10/2026), giliran persembahyangan Subakti Penganyar dihaturkan secara bergantian oleh pemerintah daerah dan masyarakat dari seluruh kabupaten/kota se-Bali hingga Jumat (9/10/2026).

Pura Hulundanu Batur di Desa Adat Songan merupakan salah satu Pura Kahyangan Jagat terpenting di Bali yang berada di hulu Danau Batur sebelah timur laut.

Keberadaan pura ini menjadi simbol pemujaan Dewi Danu (Betari Ulun Danu) yang memegang peranan vital dalam menjaga kelestarian sumber air dan kesuburan pertanian di Pulau Dewata.

Secara spiritual, pelaksanaan Karya Manca Wali Krama ini mengusung semangat Nangun Sat Kerthi Loka Bali, khususnya pada nilai Wana Kerthi dan Danu Kerthi, guna memohon keselamatan, keharmonisan alam, kesucian sumber air, serta keseimbangan bhuana agung dan bhuana alit. (Sam-Kab).

kabar Lainnya