

GIANYAR, KABARBALID – Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Republik Indonesia, dr. Benjamin Paulus Octavianus, Sp.P, FISR, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Gianyar pada Rabu (7/10/2026). Kunjungan ini bertujuan untuk memantau langsung pelaksanaan layanan kesehatan primer, mulai dari tingkat Posyandu hingga Puskesmas.
Rombongan Wamenkes mengawali agenda dengan meninjau kegiatan Posyandu di Banjar Jukut Paku, Desa Singakerta, dilanjutkan dengan peninjauan pelayanan di UPTD Puskesmas Ubud II.
Kehadiran Wamenkes diterima langsung oleh Asisten Administrasi Umum Setda Gianyar, I Ketut Pasek Lanang Sadia, bersama jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Gianyar.
Dalam sambutan Bupati Gianyar yang dibacakan oleh Pasek Lanang Sadia, Pemerintah Kabupaten Gianyar menegaskan komitmennya dalam menjadikan sektor kesehatan sebagai pilar utama pembangunan daerah, khususnya terkait isu percepatan penurunan stunting, Angka Kematian Ibu (AKI), Angka Kematian Bayi (AKB), dan eliminasi Tuberkulosis (TB).
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gianyar, Ni Nyoman Ariyuni, memaparkan bahwa prevalensi stunting di Gianyar berhasil ditekan secara signifikan hingga mencapai angka 3,8 persen pada tahun 2025. Gianyar juga menguatkan layanan kesehatan ibu dan anak melalui Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP), pemeriksaan USG oleh dokter Puskesmas, serta pelacakan (tracing) TB terintegrasi.
Apresiasi tinggi disampaikan Wamenkes dr. Benjamin Paulus Octavianus atas capaian dan kerapian sistem kerja promotif-preventif yang diterapkan Pemkab Gianyar. Atas keberhasilan tersebut, Kemenkes memproyeksikan Kabupaten Gianyar sebagai daerah percontohan nasional.
“Cara kerja di Gianyar sangat rapi dari sisi promotif maupun preventif. Kiat-kiat sukses ini akan kami dorong dan kami proyeksikan Gianyar menjadi kabupaten pertama di Indonesia yang bebas TB,” tegas Wamenkes. (Tut-Kab).