

BADUNG, KABARBALI.ID – Pemerintah Kabupaten Badung memberikan catatan khusus terkait rencana pembangunan dermaga taksi laut di kawasan Pantai Berawa, Desa Tibubeneng, Kecamatan Kuta Utara, Badung. Pemkab Badung mewanti-wanti agar proyek transportasi laut tersebut tidak mengganggu keberadaan tempat suci pura serta aktivitas nelayan lokal.
Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Badung, I Made Agus Aryawan, menegaskan hal tersebut saat memimpin tim gabungan meninjau lokasi penataan, Jumat (2/10/2026). Peninjauan ini merupakan tindak lanjut dari sosialisasi Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan mengenai rencana rute taksi laut dari Bandara I Gusti Ngurah Rai menuju Pantai Berawa.
“Rencana site dermaga ini berada di sekitar area pura, sehingga kami harus memastikan keberadaan Pura Segara dan tempat pengambilan air suci bagi masyarakat tidak terdampak. Kami akan mengkaji lebih dalam agar kegiatan sosial budaya dan nelayan tetap berjalan,” tegas Agus Aryawan.
Berdasarkan kajian awal, proyek dermaga wisata ini membutuhkan lahan seluas lebih dari tiga hektar untuk fasilitas utama dan penunjang. Selain aspek kesucian pura, perhatian serius juga tertuju pada keberadaan sekitar 50 hingga 80 nelayan dari kawasan Canggu dan Tibubeneng yang memanfaatkan tambatan perahu eksisting di lokasi tersebut. Dinas Perikanan Badung pun diminta memetakan lokasi pengganti yang lebih representatif jika area tambatan terdampak.
Tak hanya itu, jalur akses darat menuju dermaga juga masih dikaji mendalam untuk mencegah timbulnya kemacetan baru. Pihak Kemenko menyebut masih ada sekitar 14 tahap kajian teknis, termasuk analisis dampak lingkungan (AMDAL) dan lalu lintas, sebelum proyek taksi laut ini difinalkan. (Gus-Kab).